9 Mata Uang Lebih Kuat dari Dolar AS, 4 di Antaranya Milik Negara Muslim

Senin, 29 April 2024 - 16:13 WIB
loading...
9 Mata Uang Lebih Kuat...
Sembilan mata uang yang lebih kuat dari dolar Ameria Serikat. FOTO/europeanconservative
A A A
JAKARTA - Ada sejumlah mata uang yang lebih kuat daripada dolar AS . Beberapa di antaranya menjadi milik dari negara Muslim.

Mendengar istilah dolar AS, sebagian orang tentu sudah tidak asing lagi. Mata uang tersebut menjadi salah satu yang paling populer dan dianggap sebagai terkuat.

Bagi orang awam, dolar AS sering dipandang sebagai mata uang paling kuat. Hal ini didasarkan pada status Amerika Serikat yang menjadi negara dengan perekonomian terbesar di dunia.

Namun, meski AS memiliki tingkat perekonomian terbesar, statusnya tidak secara otomatis memengaruhi nilai mata uangnya. Dilansir dari Forbes, Selasa (23/4/2024), berikut ini mata uang terkuat di dunia berdasarkan nilai relatifnya terhadap dolar AS.

Mata Uang yang Lebih Kuat daripada Dolar AS

1. Euro (EUR)

Euro dipergunakan sebagai mata uang resmi Zona Euro. Saat ini, setidaknya ada 27 negara yang merupakan bagian dari Uni Eropa menggunakan Euro. Pada statusnya, Euro menjadi salah satu mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia. Sebagai salah satu yang paling kuat, 1 euro kini setara dengan 1.06 dolar AS.

2. Franc Swiss (CHF)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Mahasiswa UNS Diajak...
Mahasiswa UNS Diajak Pahami Penyebab Rupiah Melemah dan Dolar Naik di ICC 2026
Rekomendasi
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Berita Terkini
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Infografis
13.000 Senjata Nuklir...
13.000 Senjata Nuklir Dimiliki oleh 9 Negara, Terbanyak AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved