9 Mata Uang Lebih Kuat dari Dolar AS, 4 di Antaranya Milik Negara Muslim

Senin, 29 April 2024 - 16:13 WIB
loading...
A A A
Franc Swiss menjadi alat pembayaran resmi di Swiss dan Liechtenstein. Melihat riwayatnya, mata uang ini diperkenalkan pada 1850. Pada perkembangannya, Franc Swiss sempat dipatok ke euro. Namun, akhirnya menjadi mengambang bebas alias tidak dipatok ke mata uang lain. Saat ini, Franc Swiss menjadi salah satu mata uang terkuat di dunia, 1 franc swiss setara dengan 1.10 dolar AS. Baca Juga: Dolar Makin Tersingkir oleh Yuan di Pasar Valuta Asing Rusia

3. Dolar Kepulauan Cayman (KYD)

Jika dibandingkan dengan dolar AS, nama mata uang ini mungkin terdengar asing. Kendati begitu, nilainya lebih tinggi.

Saat ini, 1 dolar Kepulauan Cayman setara dengan 1.20 dolar AS. Melihat ke belakang, mata uang Dolar Kepulauan Cayman pertama kali diperkenalkan pada 1970-an.

4. Pound Gibraltar (GIP)

Berikutnya ada Pound Gibraltar. Mata uang ini pertama kali diperkenalkan pada 1920-an dan dipatok ke pound Inggris (setara, artinya satu GIP sama dengan satu GBP). Saat ini, 1 pound Gibraltar memiliki nilai sekitar 1.27 dolar AS. Angka tersebut menjadikannya sebagai salah satu mata uang terkuat di dunia.

5. Pound Sterling (GBP)

Pound Sterling berada di posisi kelima sebagai mata uang terkuat. Pada riwayatnya, mata uang ini menjadi salah satu yang tertua di dunia. Mata uang ini juga cukup sering digunakan dalam perdagangan internasional serta dipakai menjadi mata uang cadangan oleh banyak bank sentral di dunia. 1 pound sterling setara dengan 1.23 dolar AS. Baca Juga:
Bukan Dolar AS, Berikut Daftar 10 Mata Uang Terkuat di Dunia pada 2024
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
IHSG Ditutup Menguat...
IHSG Ditutup Menguat Tipis, Rupiah Masih Bertengger di Atas Rp18.000
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Mahasiswa UNS Diajak...
Mahasiswa UNS Diajak Pahami Penyebab Rupiah Melemah dan Dolar Naik di ICC 2026
Rekomendasi
Dubai Sulap Enam Mal...
Dubai Sulap Enam Mal Raksasa Jadi Trek Lari Indoor 10 Km
Liburan ke Jepang Jelajah...
Liburan ke Jepang Jelajah Fukuoka Tanpa Pusing Urus Itinerary
Nonton Wake Up, Dad!...
Nonton 'Wake Up, Dad! Wedding Time' di V+Short, Microdrama Komedi Romantis yang Bikin Baper
Berita Terkini
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Konsisten Jaga Kinerja...
Konsisten Jaga Kinerja dan Daya Saing, MARK Raih Penghargaan Nasional
Soal Pendapatan Ojol...
Soal Pendapatan Ojol Turun Usai Potongan 8% Berlaku, Menteri UMKM: Lagi Libur Sekolah
Infografis
5 Mata Uang Calon Pengganti...
5 Mata Uang Calon Pengganti Dolar AS Jika USD Runtuh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved