Indonesia Siap Caplok 10% Saham Freeport, Segini Harganya

Senin, 29 April 2024 - 17:50 WIB
loading...
Indonesia Siap Caplok...
Indonesia siap menambah porsi kepemilikan saham Freeport Indonesia. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia siap menambah porsi kepemilikan saham PT Freeport Indonesia ( PTFI ) 10% sehingga menjadi pemegang mayoritas sebesar 61%. Bahlil mengklaim tambahan saham bisa di dapatkan dengan harga murah.

"Ini ada opsi penambahan saham 10% dengan harga yang sangat murah. Ke depan Indonesia sudah memiliki setidaknya 61%," ujar Bahlil di sela konferensi pers di kantornya, Senin (29/4/2024).

Baca Juga: Freeport Cetak Laba Bersih Rp48 T di 2023, Setor Pemda Rp3,35 T

Dia mengatakan potensi penambahan saham Freeport menjadi 61% itu bisa didapatkan setelah Pemerintah memberikan perpanjangan izin usaha pertambangan. Saat ini pemerintah sedang mempercepat revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Lewat regulasi tersebut maka izin usaha pertambangan Freeport yang sebelumnya habis pada 2041 mendatang akan ditambah selama 20 tahun hingga 2061. Perpanjangan tersebut bertujuan untuk melakukan eksplorasi penambangan.

Bahlil mengungkapkan puncak produksi Freeport diperkirakan akan terjadi 2035 mendatang sehingga jika tidak dilakukan eksplorasi maka terancam berhenti produksi pada 2040.

Baca Juga: Negosiasi Penambahan Saham RI di Freeport Ditargetkan Rampung Juni 2024

"Begitu 2035 ketika kita tidak melakukan eksplorasi, itu produksi bisa habis. Sedangkan untuk eksplorasi underground butuh waktu 10-15 tahun," kata Bahlil. "Jadi kalau kita tidak melakukan perpanjangan kontrak sekarang untuk melakukan eksplorasi maka siap-siap pada 2040 itu Freeport tidak operasi," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Prabowo Bentuk Satgas...
Prabowo Bentuk Satgas Khusus Sederhanakan Regulasi dan Perizinan
Kejagung Tetapkan Bos...
Kejagung Tetapkan Bos TSHI Tersangka Baru Kasus Korupsi Nikel di Sulawesi Tenggara
Rekomendasi
Veda Ega Pulang Kampung,...
Veda Ega Pulang Kampung, Mario Suryo Aji Jalani Pemulihan Cedera
Mengenal 3 Amalan Utama...
Mengenal 3 Amalan Utama Bulan Muharram, Sayang untuk Dilewatkan!
Grillz Mawar Biru Jennie...
Grillz Mawar Biru Jennie BLACKPINK Jadi Perbincangan, Ada yang Menyebut Mirip Gigi Berlubang
Berita Terkini
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
IHSG Siang Rebound 2,34%...
IHSG Siang Rebound 2,34% ke Level 5.881 Ditopang Saham Teknologi dan Perbankan
Ojol Keluhkan Harga...
Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved