Gazprom Telan Kerugian Pertama dalam Seperempat Abad, Nilainya Capai Rp107,1 Triliun

Jum'at, 03 Mei 2024 - 11:38 WIB
loading...
A A A
Sementara pendapatan dari bisnis minyak meningkat 4%, menjadi USD38 miliar. Penjualan di bisnis utilitas listriknya meningkat hampir 9% menjadi USD6,6 miliar. Selanjutnya untuk pergerakan saham Gazprom pada sesi hari kemarin, terpantau anjlok lebih dari 4% menyusul laporan pendapatan.

Ekspor gas Rusia ke pasar tradisionalnya ke Uni Eropa (UE) telah berkurang cukup drastis menyusul sanksi Barat terkait dengan konflik Ukraina dan sabotase pipa Nord Stream, yang sebelumnya merupakan rute gas utama Rusia ke wilayah tersebut.

Menurut perhitungan Reuters, pasokan gas alam Gazprom ke Eropa anjlok 55,6% menjadi 28,3 miliar meter kubik (bcm) pada 2023. Ekspor turun ke level terendah sejak awal 1970-an, menurut perkiraan Badan Energi Internasional.

Namun, Gazprom telah mengubah orientasi perdagangan energinya ke Asia, dengan China muncul sebagai salah satu pembeli terbesarnya. Volume pasokan gas Rusia ke China bisa mencapai hampir 100 bcm per tahun ketika jaringan pipa Power of Siberia beroperasi penuh. Setelah itu terjadi, China akan sepenuhnya menggantikan Uni Eropa dalam hal pembelian gas Rusia, menurut Gazprom.

CEO perusahaan Aleksey Miller sempat mengatakan, bahwa Gazprom juga akan memperkuat kerja samanya dengan negara-negara Asia Tengah sebagai bagian dari strategi untuk menggantikan pasar UE.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
Rekomendasi
Hotman Paris Ungkap...
Hotman Paris Ungkap Alasan Bersedia Menjadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Kabar Bahagia, Chelsea...
Kabar Bahagia, Chelsea Islan Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Cinta Laura Biayai Sekolah...
Cinta Laura Biayai Sekolah Asisten hingga Lulus SMA, Alasannya Bikin Haru
Berita Terkini
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
S&P Tahan RI Masih Investment...
S&P Tahan RI Masih Investment Grade, Fuad Bawazier Prediksi Ekonomi Bangkit 6 Bulan Lagi!
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved