Sanksi Barat Ngawur, Penyitaan Aset Rusia Rusak Tatanan Internasional

Senin, 06 Mei 2024 - 11:07 WIB
loading...
A A A
"Sistem hukum internasional kita tidak memiliki aturan. Sistem ini benar-benar bertumpu pada penghormatan mendasar terhadap hukum internasional," kata Philippa Webb dari King's College London, yang telah menulis sebuah studi parlemen Eropa tentang legalitas penyitaan aset Rusia.

Baca Juga: Rusia Masukkan Presiden Ukraina Zelensky dalam Daftar Orang yang Diburu

"Risikonya adalah jika kita mulai mengabaikan prinsip-prinsip ini, prinsip-prinsip ini dapat digunakan untuk melawan kita oleh negara-negara lain dan kita membuat preseden yang dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan di kemudian hari," jelasnya dikutip dari Russia Today, Senin (5/6/2024).

Para pejabat Eropa yang berbicara dengan FT mengatakan bahwa lebih mudah bagi AS untuk mengadopsi sikap garis keras karena dengan Washington hanya memegang sekitar USD5 miliar aset negara Rusia, mereka memiliki sedikit pengaruh dibandingkan dengan Eropa.

Presiden AS Joe Biden pada April menandatangani sebuah undang-undang yang mengizinkan penyitaan aset-aset Rusia yang disimpan di bank-bank Amerika. Moskow telah berulang kali menyatakan bahwa penyitaan aset-asetnya yang dibekukan akan merusak kepercayaan investor internasional terhadap sistem keuangan Barat, yang akan sangat sulit untuk dipulihkan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Rekomendasi
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved