Dimusuhi Barat, China dan Rusia Bakal Bangun Kekuatan Baru
Rabu, 08 Mei 2024 - 11:13 WIB
loading...
Presiden China Xi Jinping saat berkunjung ke Moskow dan kesibukannya dalam membangun kesepakatan perdagangan, energi, dan infrastruktur. FOTO/WSJ
A
A
A
JAKARTA - Beijing telah bersumpah langkah-langkah proaktif akan diambil dengan Moskow untuk mengkonsolidasikan perdagangan bilateral di area-area tradisional seperti energi, mineral dan biji-bijian, meskipun ada ancaman sanksi dari Brussels dan Washington atas perang Ukraina. Kedua negara akan membangun kekuatan baru di jalur perdagangan.
Direktur kementerian perdagangan untuk urusan Eurasia, Liu Xuesong, mengatakan China akan bekerja sama dengan Rusia untuk memasuki sektor-sektor baru untuk perdagangan bilateral, termasuk di bidang jasa, ekonomi digital, dan industri hijau dan pengembangan rendah karbon.
Kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti pada perdagangan bilateral akan diselenggarakan pada tanggal 16-21 Mei di kota Harbin di bagian timur laut China, dengan fokus pada kolaborasi industri dan manufaktur, pertanian, dan logistik.
"Kedua negara memiliki perkembangan yang solid dalam hal jaringan pipa minyak mentah China-Rusia, Power of Siberia, Jembatan Blagoveshchensk-Heihe, dan jembatan kereta api Tongjiang-Nizhneleninskoye," kata Liu dalam sebuah konferensi pers, dikutip SCMP, Rabu (8/5/2024).
Baca Juga: Sanksi Barat Ngawur, Penyitaan Aset Rusia Rusak Tatanan Internasional
Direktur kementerian perdagangan untuk urusan Eurasia, Liu Xuesong, mengatakan China akan bekerja sama dengan Rusia untuk memasuki sektor-sektor baru untuk perdagangan bilateral, termasuk di bidang jasa, ekonomi digital, dan industri hijau dan pengembangan rendah karbon.
Kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti pada perdagangan bilateral akan diselenggarakan pada tanggal 16-21 Mei di kota Harbin di bagian timur laut China, dengan fokus pada kolaborasi industri dan manufaktur, pertanian, dan logistik.
"Kedua negara memiliki perkembangan yang solid dalam hal jaringan pipa minyak mentah China-Rusia, Power of Siberia, Jembatan Blagoveshchensk-Heihe, dan jembatan kereta api Tongjiang-Nizhneleninskoye," kata Liu dalam sebuah konferensi pers, dikutip SCMP, Rabu (8/5/2024).
Baca Juga: Sanksi Barat Ngawur, Penyitaan Aset Rusia Rusak Tatanan Internasional
Lihat Juga :