Perusahaan China Garap 5 Ladang Minyak dan Gas di Irak
Minggu, 12 Mei 2024 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
"Masih terlalu dini untuk berbicara tentang ekspor (gas). Kami ingin mandiri," kata Al-amri kepada Reuters.
Irak, adalah produsen minyak terbesar kedua OPEC setelah Arab Saudi, bahkan sempat menjadi saingan kerajaan Teluk Arab dengan output lebih dari sepersepuluh dari permintaan global.
Tetapi pengembangan sektor minyak telah terhambat oleh persyaratan kontrak yang dipandang tidak menguntungkan oleh banyak perusahaan minyak besar serta konflik berulang dan kelumpuhan politik.
Di sisi lain raksasa minyak Barat seperti Exxon Mobil Corp dan Royal Dutch Shell Plc telah meninggalkan sejumlah proyek di Irak sementara perusahaan-perusahaan China terus memperluas jejak mereka.
Irak, adalah produsen minyak terbesar kedua OPEC setelah Arab Saudi, bahkan sempat menjadi saingan kerajaan Teluk Arab dengan output lebih dari sepersepuluh dari permintaan global.
Tetapi pengembangan sektor minyak telah terhambat oleh persyaratan kontrak yang dipandang tidak menguntungkan oleh banyak perusahaan minyak besar serta konflik berulang dan kelumpuhan politik.
Di sisi lain raksasa minyak Barat seperti Exxon Mobil Corp dan Royal Dutch Shell Plc telah meninggalkan sejumlah proyek di Irak sementara perusahaan-perusahaan China terus memperluas jejak mereka.
(akr)
Lihat Juga :