Bangun Proyek MRT Tomang-Medan Satria, Jepang Guyur Utang Rp14,5 T
Kamis, 16 Mei 2024 - 18:15 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, Tuhiyat menjelaskan mekanisme pencairan dana tersebut akan dilakukan secara bertahap yang akan langsung disalurkan dari JICA kepada kontraktor yang sudah melakukan pengerjaan.
"Dari total ini sudah tersedia 14,5 triliun, nanti kontraktor bekerja, nanti JICA akan bayar langsung ke kontraktor, jadi uangnya memang masih di lender di JICA," sambungnya.
Sehingga dalam proyek ini, terlebih dahulu akan menggunakan kantong pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Daerah lewat APBN atau APBN. Sebab proses pencairan dana dari JICA sendiri juga memerlukan waktu.
"Tinggal disepakati yang mau awal awal itu, mau pakai dari hibah APBN dulu atau mau dari DKI, karena prosesnya agak sedikit berbeda, ini yang kita namanya threesub agreement, ada Pemerintah Pusat, Daerah, dan JICA," sambungnya.
Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Weni Maulina menambahkan pembangunan MRT East - West Fase 1 tahap 1 yang bulan Agustus bakal melakukan groundbreaking akan membentang sepanjang 30,4 KM, yang terdiri dari 21 stasiun.
"Dari total ini sudah tersedia 14,5 triliun, nanti kontraktor bekerja, nanti JICA akan bayar langsung ke kontraktor, jadi uangnya memang masih di lender di JICA," sambungnya.
Sehingga dalam proyek ini, terlebih dahulu akan menggunakan kantong pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Daerah lewat APBN atau APBN. Sebab proses pencairan dana dari JICA sendiri juga memerlukan waktu.
"Tinggal disepakati yang mau awal awal itu, mau pakai dari hibah APBN dulu atau mau dari DKI, karena prosesnya agak sedikit berbeda, ini yang kita namanya threesub agreement, ada Pemerintah Pusat, Daerah, dan JICA," sambungnya.
Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Weni Maulina menambahkan pembangunan MRT East - West Fase 1 tahap 1 yang bulan Agustus bakal melakukan groundbreaking akan membentang sepanjang 30,4 KM, yang terdiri dari 21 stasiun.
Lihat Juga :