PPA dan JIEP Sinergi Dukung Pengembangan Desa Wisata di Yogyakarta
Senin, 20 Mei 2024 - 23:06 WIB
loading...
A
A
A
Kegiatan pendidikan meliputi pelatihan tata kelola pariwisata, Program Relawan Mengajar di SD Negeri Kedungmiri, serta pergelaran seni budaya. Kegiatan lingkungan mencakup penanaman bawang merah, penanaman pohon buah, perbaikan sarana wisata, perawatan ternak, dan pengembangan kandang ternak terpadu. Sedangkan kegiatan pengembangan UMK mencakup pelatihan digital marketing, pengemasan produk, dan bazar UMK.
Desa Sriharjo memiliki potensi wisata berkelanjutan berbasis agrikultur, konservasi alam, dan kebudayaan. Masyarakat desa sudah mulai mengelola destinasi wisata dengan memanfaatkan keindahan alam, edukasi pertanian, dan atraksi budaya untuk menarik wisatawan.
Baca Juga: Sandiaga Uno Resmikan ADWI 2024, Optimalkan Potensi Desa Wisata
Potensi wisata Desa Sriharjo meliputi panorama terasiring dan panggung Sonoseneng, padusan Banyu Bening, wisata pertanian Techno Eco Edupark, jalur trekking, area camping, pergelaran seni budaya, serta Sriharjo Fun Trail Run tahunan. Produk UMK unggulan desa ini antara lain mie instan Mocaf, Tempe Koro, Kacang Bawang Oven, Kripik Bayem, dan Peyek.
Desa Sriharjo memiliki potensi wisata berkelanjutan berbasis agrikultur, konservasi alam, dan kebudayaan. Masyarakat desa sudah mulai mengelola destinasi wisata dengan memanfaatkan keindahan alam, edukasi pertanian, dan atraksi budaya untuk menarik wisatawan.
Baca Juga: Sandiaga Uno Resmikan ADWI 2024, Optimalkan Potensi Desa Wisata
Potensi wisata Desa Sriharjo meliputi panorama terasiring dan panggung Sonoseneng, padusan Banyu Bening, wisata pertanian Techno Eco Edupark, jalur trekking, area camping, pergelaran seni budaya, serta Sriharjo Fun Trail Run tahunan. Produk UMK unggulan desa ini antara lain mie instan Mocaf, Tempe Koro, Kacang Bawang Oven, Kripik Bayem, dan Peyek.
(nng)
Lihat Juga :