Dedolarisasi Memanas, Transaksi BRICS Tanpa Dolar Tembus Rp800.000 T

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:36 WIB
loading...
A A A
Menyitir Watcher Guru, perdagangan bilateral antara Rusia dan India mencapai rekor USD50 miliar untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka. Kedua negara ini telah berkomitmen kuat pada penyelarasan de-dolarisasi blok ini, memfasilitasi rekor penyelesaian perdagangan dalam mata uang lokal.

Rusia telah mengekspor barang senilai lebih dari USD16 miliar ke India selama kuartal pertama. Angka tersebut merupakan peningkatan yang signifikan dari USD15,6 miliar pada tahun sebelumnya. Sementara itu, ekspor India ke Rusia telah meningkat sebesar 22% dari tahun lalu, melampaui USD1 miliar. Sebaliknya, aliansi BRICS saat ini tengah mengembangkan mata uang asli mereka sendiri.

Baca Juga: Presiden Iran Ebrahim Raisi Tewas Kecelakaan Helikopter, Sabotase Israel?

Kedatangan proyek tersebut hanya akan mempercepat banyak inisiatif dedolarisasi blok tersebut. Selain itu, mereka telah merangkul akumulasi emas, mendorong aset ini ke rekor tertinggi. Praktik-praktik tersebut tidak menunjukkan akhir yang jelas, dan hanya dapat memfasilitasi berakhirnya dolar AS sebagai mata uang dominan global. Karena semakin banyak negara yang diperkirakan akan bergabung dengan blok ini pada KTT 2024, semakin banyak negara yang dapat mengadopsi praktik-praktik ini untuk mendevaluasi mata uang global.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Rekomendasi
Hari Kedua Audisi Miss...
Hari Kedua Audisi Miss Indonesia 2026 Membludak, Talenta Muda Surabaya Tunjukkan Pesonanya
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved