Dedolarisasi Memanas, Transaksi BRICS Tanpa Dolar Tembus Rp800.000 T

Selasa, 21 Mei 2024 - 11:36 WIB
loading...
Dedolarisasi Memanas,...
Transaksi perdagangan BRICS tanpa dolar AS terus meningkat mencetak sejarah baru. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Aliansi ekonomi BRICS telah melihat perdagangan unilateralnya mencapai rekor baru yang penting karena dolar AS telah mengalami penurunan besar. Secara khusus, dua negara yang paling menonjol di blok ini telah melihat pertukaran perdagangan mencapai lebih USD50 miliar atau Rp800.000 triliun untuk pertama kalinya dalam sejarah, menurut Kantor Berita Emirates.

Rusia dan India telah memfasilitasi rekor hubungan perdagangan bilateral, dengan angka mencapai USD17,5 miliar pada kuartal pertama tahun ini. Kedua negara ini telah melihat aktivitas perdagangan tumbuh lebih dari 5% dalam mata uang lokal, dan langkah ini tentu saja mempengaruhi keunggulan greenback di panggung internasional.

Sepanjang tahun lalu, aliansi ekonomi BRICS tidak malu-malu dalam menyampaikan harapannya untuk melakukan dedolarisasi. Selain itu, blok ini telah berhasil melembagakan transisi global, dengan sejumlah besar negara memilih untuk meningkatkan kepemilikan emas dan diversifikasi ekonomi.

Baca Juga: Dedolarisasi Menggila, China dan Rusia Makin Semangat Buang Dolar

Metode ini telah membuat banyak anggota aliansi memfasilitasi ketiadaan greenback dalam perdagangan. Selain itu, data menunjukkan kemampuan yang merugikan dari tindakan tersebut. Secara khusus, perdagangan BRICS baru-baru ini mencapai rekor baru, karena dolar AS mengalami pukulan besar lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Dokter Tifa Sudah Siapkan...
Dokter Tifa Sudah Siapkan 2.000 Pertanyaan untuk Jokowi jika Sidang Berlanjut
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Berita Terkini
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Infografis
Melawan Donald Trump,...
Melawan Donald Trump, 7 Kampus Elite AS Kehilangan Dana Miliaran Dolar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved