PLN EPI Dukung Pemerintah dan KKKS Manfaatkan Gas Bumi

Rabu, 22 Mei 2024 - 20:05 WIB
loading...
PLN EPI Dukung Pemerintah...
Direktur Gas dan BBM PLN EPI Rakhmad Dewanto acara The 48th Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention & Exhibition 2024. FOTO/Ist
A A A
JAKARTA - Subholding PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menegaskan dukungan terhadap produksi gas alam dalam negeri, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik nasional.Total kebutuhan gas sebagai energi transisi yang lebih rendah emisi untuk pembangkit listrik hingga 2040 diyakini akan terus tumbuh.

Karena itu, kata Direktur Gas dan BBM PLN EPI Rakhmad Dewanto, PLN EPI mendukung penuh langkah pemerintah serta kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) dalam meningkatkan produksi gas di dalam negeri. Dia menyebutkan, pada tahun ini saja kebutuhan gas pembangkit mencapai 1.213 MMBTU. Sedangkan tahun depan, lanjut dia, kebutuhan gas untuk pembangkit bisa mencapai 1.706 MMBTU jika ada pertumbuhan konsumsi listrik yang signifikan.

"PLN saat ini mempunyai skema Accelerated Renewable Development dimana kebutuhan gas untuk pembangkit menjadi salah satu backbone kelistrikan di masa transisi ini. Karena itu, PLN EPI sangat mendukung dan siap menjadi offtaker untuk pengembangan lapangan migas Indonesia," ujar Rakhmad Dewanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (22/5/2024).

Baca Juga: Catat! RI Belum Akan Tinggalkan Minyak dan Gas Sampai 2050

Dalam acara The 48th Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention & Exhibition (IPA Convex 2024), Takhmad mengatakan bahwa tahun ini PLN EPI setidaknya telah memetakan potensi sumber gas seperti 532 MMSCFD dari gas pipa terkontrak, 488 MMSCFD gas pipa yang potensial untuk diserap. Sedangkan untuk LNG, diproyeksikan sebanyak 115 BBTUD yang berasal dari Bontang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Groundbreaking Blok...
Groundbreaking Blok Masela, Prabowo: Kita Menunggu 3 Dekade
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan Groundbreaking Proyek Masela Senilai Rp375 Triliun Hari Ini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
Pemadaman Listrik Ungkap...
Pemadaman Listrik Ungkap Pentingnya Sinkronisasi RKAB dan Pasokan Batu Bara
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
Rekomendasi
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved