12 Juta Pekerja Sudah Oke untuk Terima Transferan BLT

Rabu, 19 Agustus 2020 - 19:47 WIB
loading...
12 Juta Pekerja Sudah...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan sudah mencatat ada 12 juta data dari 15,5 juta pekerja bergaji di bawah Rp5 juta calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) Rp600 ribu yang telah terverifikasi dan terdata nomor rekening pribadi mereka. Sementara sisanya sekitar tiga juta masih menunggu hasil verifikasi.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu mengatakan, tiga juta pekerja tersebut umumnya berasal dari sektor informal.

"Saat ini ada 12 juta yang sudah daftar dan peserta sudah secara mandiri melapor ke BPJS Ketenagakerjaan soal nomor rekeningnya. Kalau dia lapor nomor rekeningnya, uang Rp2,4 juta itu bisa ditransfer. Nah tiga juta sisanya, sampai dengan saat ini masih menunggu," kata Febrio dalam diskusi virtual, Rabu (19/8/2020). ( Baca juga:MNC Media Terbukti Kuat dengan Model Bisnis yang Unik )

Pemberian BLT ini berasal dari realokasi anggaran di setiap kementerian dan lembaga. Adapun, subsidi gaji diberikan pada pekerja non-PNS dan non-BUMN yang pendapatannya di bawah Rp5 juta per bulan.

"Subsidi gaji selama empat bulan ini dibagikan sebagai bantuan sosial akibat pandemi," jelasnya.

Dia menambahkan, realokasi anggaran ini juga sesuai dengan tujuan pemberian PPh 21 untuk karyawan.

"Jadinya sangat matching karena tadinya buat PPh 21. Tapi untuk karyawan harusnya berbentuk cash karena ada kendala masalah administrasi dan teknis sehingga sekarang lebih masuk akal buat subsidi gaji melalui data BPJS Ketenagakerjaan dan datanya lebih bagus," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hapus Pajak JHT, Presiden...
Hapus Pajak JHT, Presiden Buruh Klaim Kantongi Restu Dirut BPJS Ketenagakerjaan
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Tarik Dana JHT BPJS...
Tarik Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Dipotong Pajak, Purbaya Buka Suara
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Kembali Buka Rekrutmen Karyawan, Cek Posisi Apa Saja
Jenis Pekerjaan Ini...
Jenis Pekerjaan Ini Tak Termasuk Kategori WFH Tiap Jumat
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Pemkot Depok Perkuat Kemandirian Keluarga Pekerja melalui PEKA
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Dapot Hutagalung Dorong...
Dapot Hutagalung Dorong Persyaratan Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Dipersulit
Rekomendasi
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
China Targetkan 1,6...
China Targetkan 1,6 Juta Truk Listrik pada Tahun 2030
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
100 Ribu Narapidana...
100 Ribu Narapidana Sudah Direkrut Rusia untuk Perang di Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved