alexametrics

Laju IHSG Diprediksi Bergerak ke Kisaran Level 6.418-6.585

loading...
Laju IHSG Diprediksi Bergerak ke Kisaran Level 6.418-6.585
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Selasa (5/3/2019) berpotensi menguat setelah sebelumnya berakhir tergelincir ke zona merah. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Selasa (5/3/2019) berpotensi menguat setelah sebelumnya berakhir tergelincir ke zona merah. Potensi penguatan bursa saham pada sesi pagi ini dikarenakan imbas rilis data perekonominan untuk kemudian bergerak di kisaran level 6.418-6.585.

"Jelang rilis data perekonomian tentang tingkat kepercayaan konsumen esok hari, yang diperkirakan akan terdapat peningkatan. Hal ini tentunya dapat memberikan sentimen positif terhadap pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang," ujar Analis PT Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya di Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Sambung dia menekankan, bursa saham Tanah Air masih terlihat berada dalam jalur uptrend, jika terjadi koreksi wajar dapat dimanfaatkan untuk melakukan akumuasi pembelian untuk target investasi jangka panjang. "Selain daripada itu capital inflow yang masih tercatat sejak awal tahun 2019 memperlihatkan bahwa investor masih nyaman berinvestasi ke dalam pasar modal Indonesia," jelasnya.



Adapun sejumlah saham yang direkomendasikan yakni PT Kalbe Farma (KLBF), PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP), PT Indofood Sukses Makmur (INDF) PT Bank Central Asia (BBCA) dan PT Bank Negara Indonesia (BBNI). Selanjutnya saham lain yang juga patut dicermati yakni PT Sari Roti (ROTI), PT Mayora (MYOR), PT Bank Jatim (BJTM) serta PT Uniliver Indonesia (UNVR).

Pada awal pekan kemarin, IHSG pada akhir perdagangan, Senin (4/3) memerah setelah pergerakan variatif sepanjang hari hingga melemah. Pada sesi penutupan awal pekan, IHSG kehilangan 11,46 poin atau setara -0.18% ke level 6.488,42 saat bursa China melompat tinggi diikuti beberapa lainnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak