Ada 2.173 Perusahaan Barat Mundur dari Rencana Tinggalkan Rusia
Rabu, 29 Mei 2024 - 11:54 WIB
loading...
Lebih dari setengah perusahaan asing yang mengumumkan rencana untuk meninggalkan Rusia setelah dimulainya perang Ukraina, masih tetap berada di negara tersebut hingga hari ini. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Lebih dari setengah perusahaan asing yang mengumumkan rencana untuk meninggalkan Rusia setelah dimulainya perang Ukraina , masih tetap berada di negara tersebut hingga hari ini. Rebound dalam aktivitas konsumen dan hambatan birokrasi membuat perusahaan tetap tinggal, seperti dilaporkan Financial Times.
Baca Juga: Terungkap Hanya 10% Perusahaan Barat yang Meninggalkan Rusia dan Austria
Perusahaan asal Inggris seperti brand kosmetik Avon dan perusahaan consumer goods Reckitt, serta produsen gas industri Prancis, Air Liquide, termasuk di antara 2.173 perusahaan luar negeri yang terus beroperasi di Rusia per 5 Mei, menurut data yang dikumpulkan oleh Kiev School of Economics.
Ditambah bahwa ada sekitar 1.600 perusahaan keluar atau membatasi operasi mereka di Rusia. Kinerja ekonomi Rusia yang kuat membuat negara itu lebih menarik bagi perusahaan multinasional, dalam laporan outlet tersebut.
Baca Juga: Aset Perusahaan Barat yang Kabur dari Rusia Disita Putin, Ini Daftarnya
Baca Juga: Terungkap Hanya 10% Perusahaan Barat yang Meninggalkan Rusia dan Austria
Perusahaan asal Inggris seperti brand kosmetik Avon dan perusahaan consumer goods Reckitt, serta produsen gas industri Prancis, Air Liquide, termasuk di antara 2.173 perusahaan luar negeri yang terus beroperasi di Rusia per 5 Mei, menurut data yang dikumpulkan oleh Kiev School of Economics.
Ditambah bahwa ada sekitar 1.600 perusahaan keluar atau membatasi operasi mereka di Rusia. Kinerja ekonomi Rusia yang kuat membuat negara itu lebih menarik bagi perusahaan multinasional, dalam laporan outlet tersebut.
Baca Juga: Aset Perusahaan Barat yang Kabur dari Rusia Disita Putin, Ini Daftarnya
Lihat Juga :