alexametrics

FHCI Tekankan Pentingnya Kolaborasi Antar BUMN

loading...
FHCI Tekankan Pentingnya Kolaborasi Antar BUMN
Diskusi BUMN Great Leaders Camp yang diselenggarakan Kementerian BUMN bekerjasama dengan FHCI di Sespim Lemdiklat Polri, Lembang, Jawa Barat. Foto/Dok.
A+ A-
BANDUNG - Kolaborasi antar elemen pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perlu terus ditingkatkan untuk kemajuan bersama. Kolaborasi tersebut diharapkan semakin meningkatkan peran BUMN terhadap laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Demikian ditekankan Ketua Forum Human Capital Indonesia (FHCI) Herdy Harman pada acara "BUMN Great Leaders Camp" yang diselenggarakan Kementerian BUMN bekerjasama dengan FHCI di Sespim Lemdiklat Polri, Lembang, Jawa Barat, Selasa, (12/3/2019).

Menurut dia, FHCL akan terus menginisiasi berbagai sinergi dan kerjasama antar BUMN khususnya di bidang human capital. Karena, perusahaan yang unggul adalah yang menunjukkan kepedulian sosial dan komitmen kebangsaaanya.



"Kami di PT Telkom sudah mempraktekkan dengan merekrut talenta muda yang tidak hanya pintar, tapi juga punya komitmen terhadap lingkungan dan sosial. Dan memang hasilnya jadi berbeda," ujar peraih Best Chief Human Officer (Best CHCO) 2016 ini.

FHCI menilai sinergi antar BUMN sudah makin intens dilakukan. Misalnya yang terbaru adalah rekrutmen bersama yang membuka 11.000 lowongan kerja. Demikian pula dengan aplikasi pembayaran non tunai LinkAja yang mempersatukan BUMN perbankan dan telekomunikasi.

Herdy menilai, sekalipun aktivitas sinergi makin banyak, namun kolaborasi terutama di bidang human capital masih bisa terus dilakukan. Misalnya terkait EVP (employee value proposition) and employer branding, human capital analytic, reward and recognition, hingga corporate university.

"Di bidang human capital, semuanya sejauh ini bisa dilakukan sinergi. Tinggal memantapkan manfaat dan efektivitas pelaksanaannya guna mendorong BUMN menjadi pemain global seraya mampu memperkuat ketahanan nasional," sambungnya.

Diketuai, BUMN Great Leader Camp menghadirkan 181 peserta, dengan rincian 148 orang Dirut, 4 Wakil Dirut, 25 Eselon I dan II Kementerian BUMN, dan 4 pemimpin redaksi. Selama tiga hari, FHCI merancang berbagai kegiatan di dalam dan luar kelas yang menjalin interaksi dan kerjasama intensif di antara ratusan peserta tersebut.

Acara tersebut menghadirkan pembicara Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Suhardi Alius.

Dirut PT Telkom Alex J Sinaga dalam acara itu mengatakan, Pasal 33 UUD 1945 merupakan tonggak utama bagi BUMN dalam berkontribusi kepada masyarakat. BUMN, kata dia, adalah asset terbesar bangsa ini. BUMN harus mampu merealisasikan spirit kebersamaan dan sinergi, sehingga memberi manfaat signifikan kepada bangsa dan masyarakat Indonesia.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak