Menguji Dedolarisasi Skala Besar, China Manfaatkan Hubungan dengan Rusia

Kamis, 30 Mei 2024 - 12:16 WIB
loading...
A A A
Upaya China untuk meningkatkan penggunaan yuan bertepatan dengan penimbunan emas, minyak, tembaga, dan sumber daya lainnya yang cepat. Analis menyakini tindakan itu juga bertujuan untuk meningkatkan ketahanan ekonomi.

Deluard membandingkan, strategi tersebut dengan penciptaan Cadangan Minyak Strategis AS setelah mengakui risiko ketergantungan pada minyak Timur Tengah.

Perdagangan China-Rusia telah berkembang pesat sejak perang Ukraina pecah, mencapai rekor omset USD240 miliar tahun lalu. Tetapi sanksi sekunder pemerintahan Biden yang menargetkan aliran keuangan ke industri Rusia yang dianggap mendukung upaya perang Moskow telah membuat frustrasi sektor bisnis antara China dan Rusia. Pedagang Rusia mengeluhkan kesulitan saat menyelesaikan pembayaran.

Pemberi pinjaman utama China, termasuk ICBC, China CITIC Bank dan Industrial Bank Co., dilaporkan telah menghentikan pembayaran sepenuhnya.

Reuters mengutip beberapa sumber bulan lalu, yang memperkirakan bahwa setengah dari transaksi perusahaan Rusia dengan China sekarang ditangani oleh perantara pihak ketiga dari yurisdiksi yang bersahabat seperti Hong Kong, Kazakhstan atau Uni Emirat Arab.

Ekspor China ke tetangga utaranya turun pada Maret untuk pertama kalinya sejak perang Rusia-Ukraina dimulai, dimana tercatat turun mencapai 15,7% YoY.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Keok Meski BI...
Rupiah Keok Meski BI Rate Naik Lagi, Dolar AS Tembus Rp17.848
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Rekomendasi
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved