Menguji Dedolarisasi Skala Besar, China Manfaatkan Hubungan dengan Rusia
Kamis, 30 Mei 2024 - 12:16 WIB
loading...
A
A
A
"Mencapai otonomi ekonomi strategis menjadi bintang penuntun China," kata Deluard, sembari menekankan bahwa mengurangi ketergantungan pada dolar sangat penting untuk menghindari pengaruh dan pembalasan AS, seperti yang ditunjukkan Barat terhadap Rusia.
"Anda bisa mengambil pelajaran dari kisah Rusia sebagai katalisator," lanjutnya.
Meski begitu, yuan hanya mewakili sebagian kecil dari pembayaran global. Meski naik menjadi 4,5% pada Maret, akan tetapi greenback tetap bertahan untuk mendominasi dengan 47%.
Terlepas dari prediksi Presiden Rusia Vladimir Putin pada tahun lalu bahwa dolar AS akan mengalami penurunan relevansi yang "tidak dapat diubah", dolar AS masih tetap dominan. Semua itu terlihat ketika 58,41% dari cadangan dunia dialokasikan dalam dolar AS (USD) pada kuartal IV 2023.
Euro berada pada urutan kedua hanya di bawah 20%, dan yuan menempati peringkat keenam dengan 2,29%, menurut data Dana Moneter Internasional (IMF).
Menanggapi sanksi internasional yang menghantam, bank sentral Rusia memperkenalkan persyaratan rasio cadangan yang berbeda tahun lalu, dengan menargetkan mata uang negara-negara "tidak ramah". Bank dengan kewajiban dalam mata uang ini harus memiliki cadangan 7,5%, sedangkan persyaratan untuk mata uang asing lainnya hanya 5,5%.
"Anda bisa mengambil pelajaran dari kisah Rusia sebagai katalisator," lanjutnya.
Meski begitu, yuan hanya mewakili sebagian kecil dari pembayaran global. Meski naik menjadi 4,5% pada Maret, akan tetapi greenback tetap bertahan untuk mendominasi dengan 47%.
Terlepas dari prediksi Presiden Rusia Vladimir Putin pada tahun lalu bahwa dolar AS akan mengalami penurunan relevansi yang "tidak dapat diubah", dolar AS masih tetap dominan. Semua itu terlihat ketika 58,41% dari cadangan dunia dialokasikan dalam dolar AS (USD) pada kuartal IV 2023.
Euro berada pada urutan kedua hanya di bawah 20%, dan yuan menempati peringkat keenam dengan 2,29%, menurut data Dana Moneter Internasional (IMF).
Menanggapi sanksi internasional yang menghantam, bank sentral Rusia memperkenalkan persyaratan rasio cadangan yang berbeda tahun lalu, dengan menargetkan mata uang negara-negara "tidak ramah". Bank dengan kewajiban dalam mata uang ini harus memiliki cadangan 7,5%, sedangkan persyaratan untuk mata uang asing lainnya hanya 5,5%.
Lihat Juga :