Seruan Boikot Produk Israel Kembali Menggema, Merek-merek Ini Jadi Target
Kamis, 30 Mei 2024 - 19:25 WIB
loading...
A
A
A
Produsen kaleng untuk Pepsi dan Coca-Cola mengalami penurunan penjualan sebesar 11% pada kuartal yang berakhir pada 31 Maret, sebagian karena berkurangnya permintaan domestik akibat reaksi terhadap kerusuhan di Timur Tengah, demikian ungkap Pakistan Aluminium Beverage Cans.
Afrika Utara juga telah menjadi panggung boikot dengan konsekuensi yang nyata. Gerai perdana KFC di Aljazair ditutup sementara di tengah protes nasional pada bulan April. Di Eropa, di mana opini publik kurang homogen, dampak boikot lebih sulit untuk dipastikan.
Baca Juga: 3 Kekejaman Israel di Rafah, Termasuk Bakar Hidup-hidup Warga Sipil Palestina
AmRest Holdings yang terdaftar di Warsawa, salah satu operator makanan cepat saji terbesar di Eropa dengan merek-merek seperti Burger King, KFC dan Pizza Hut, mengatakan dalam laporan kuartal pertamanya bahwa perang di Timur Tengah dapat memengaruhi kepercayaan konsumen, mengubah kecenderungan mereka untuk mengkonsumsi dan cara mereka mengkonsumsi meskipun tidak menjelaskan secara rinci bagaimana ketidakpastian ini sejauh ini berdampak pada kinerja.
Satu negara Eropa yang mengalami dampak yang cukup berarti adalah Prancis, menurut Kempczinski di McDonald's. "Meskipun semua orang berada dalam garis tren yang mulai pulih, McDonald's dan Starbucks mungkin memerlukan waktu hingga akhir tahun untuk pulih karena kemundurannya lebih besar bagi mereka," ujar Guthrie.
Afrika Utara juga telah menjadi panggung boikot dengan konsekuensi yang nyata. Gerai perdana KFC di Aljazair ditutup sementara di tengah protes nasional pada bulan April. Di Eropa, di mana opini publik kurang homogen, dampak boikot lebih sulit untuk dipastikan.
Baca Juga: 3 Kekejaman Israel di Rafah, Termasuk Bakar Hidup-hidup Warga Sipil Palestina
AmRest Holdings yang terdaftar di Warsawa, salah satu operator makanan cepat saji terbesar di Eropa dengan merek-merek seperti Burger King, KFC dan Pizza Hut, mengatakan dalam laporan kuartal pertamanya bahwa perang di Timur Tengah dapat memengaruhi kepercayaan konsumen, mengubah kecenderungan mereka untuk mengkonsumsi dan cara mereka mengkonsumsi meskipun tidak menjelaskan secara rinci bagaimana ketidakpastian ini sejauh ini berdampak pada kinerja.
Satu negara Eropa yang mengalami dampak yang cukup berarti adalah Prancis, menurut Kempczinski di McDonald's. "Meskipun semua orang berada dalam garis tren yang mulai pulih, McDonald's dan Starbucks mungkin memerlukan waktu hingga akhir tahun untuk pulih karena kemundurannya lebih besar bagi mereka," ujar Guthrie.
(nng)
Lihat Juga :