alexametrics

PLN Bidik SDM Andal Hadapi Tantangan Kelistrikan

loading...
PLN Bidik SDM Andal Hadapi Tantangan Kelistrikan
Gedung PLN Pusat. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - PT PLN (Persero) fokus membidik Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu menghadapi tantangan kelistrikan di masa mendatang. Vice President Expert Development & PLN, Agung Siawanto, mengatakan saat ini PLN membutuhkan sentuhan para SDM milenial yang tergambar dalam semangat energi optismisme.

"Itu sebabnya, kami membutuhkan dukungan mereka bersama dengan para talenta muda milenial PLN dari semua unit se-Indonesia, berkarya dan mendukung berbagai produk inovasi kami," tegasnya dalam keterangan tertulis, Minggu (17/3/2019).

Dia menambahkan, PLN tidak hanya menjual listrik tetapi juga melakukan berbagai inovasi. Misalnya memproduksi power bank express power service PLN, Sistem Penyedia Listrik Umum (SPLU) yang saat ini manfaatnya dirasakan pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Termasuk untuk mengantisipasi kebutuhan untuk kendaraan listrik, dan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.



Secara umum, kata dia, kondisi kelistrikan nasional sudah memadai. Apabila dalam kurun waktu beberapa tahun yang lalu sering terjadi pemadaman listrik, sejak rasio elektrifikasi nasional sudah mencapai di atas 97% (saat ini kondisi faktual 98,30%), maka praktis sudah tidak ada lagi pemadaman listrik, baik secara bergilir ataupun pemadaman total di satu daerah.

"Biasanya pemadaman listrik dilakukan dengan alasan pemeliharaan di satu wilayah regional, tetapi hal tersebut dilakukan secara berkala dan disertai dengan pemberitahuan," kata Agung Siswanto.

Dia memaparkan, PLN dan anak-anak perusahaannya membutuhkan generasi muda yang siap bersaing di era Industri 4.0. PLN, kata dia, juga merupakan BUMN dengan aset terbesar yang harus dijaga para generasi muda penerus bangsa.

Direktur Human Capital Management PLN, Muhamad Ali, menambahkan untuk mendapatkan SDM andal yang bisa menghadapi tantangan kelistrikan ke depan, pihaknya melakukan Casting Program di beberapa Perguruan Tinggi di Tanah Air.

"Kami memilih istilah casting program dan bukan rekrutmen pegawai, karena PLN selalu menghadirkan perubahan sesuai kebutuhan zaman," tegasnya.

Menurut Muhamad Ali, sistem rekrutmen dengan pola employer branding dirasa efektif dalam menjaring potensi-potensi terbaik perguruan tinggi. Sehingga akan menghasilkan simbiosis mutualisme, baik bagi perguruan tinggi maupun PLN. Muhamad Ali menekankan, keberadaan energi listrik tidak perlu dipertanyakan lagi, karena listrik sudah melekat dan menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Dia mengungkapkan, energi listrik tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, tapi juga untuk hotel dan apartemen yang berkembang pesat. Juga untuk mendukung berbagai program infrastruktur seperti jalan tol, pelabuhan, pembangunan sejumlah pembangkit listrik baik bertenaga batubara dan juga yang mengandalkan Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

"Serta kebutuhan berbagai kendaraan listrik, kereta api listrik, dan juga kereta ringan sampai kereta moda raya transportasi atau MRT," tuturnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak