PDB Meroket 8,2%, India Menegaskan Status Ekonomi Utama dengan Pertumbuhan Tercepat
Minggu, 02 Juni 2024 - 19:53 WIB
loading...
A
A
A
Catatan ekonomi era Modi selama 10 tahun terakhir, memperlihatkan periode pertumbuhan yang kuat di India. Negara ini berubah dari ekonomi terbesar kesembilan di dunia hingga masuk lima besar. Selain itu persentase pertumbuhan PDB juga terbesar selama dekade ini dibandingkan dengan ekonomi utama lainnya.
Hasil Pemilu India dijadwalkan bakal diumumkan pada 4 Juni 2024, mendatang. Jika Modi memenangkan masa jabatan ketiga, "setiap perlambatan (dalam ekonomi) akan ringan," tambah Amajuri.
Ekspansi berkelanjutan akan mendorong India lebih tinggi ke jajaran ekonomi terbesar di dunia, dengan beberapa pengamat memperkirakan negara itu bisa menjadi nomor tiga di belakang Amerika Serikat atau AS dan China pada tahun 2027.
India secara luas dipandang sebagai alternatif bagi China bagi negara-negara dan perusahaan yang ingin mendiversifikasi rantai pasokan mereka, terutama karena hubungan antara Washington dan Beijing memburuk.
Beberapa perusahaan terbesar di dunia, termasuk pemasok Apple (AAPL) Foxconn, sudah memperluas operasi mereka di sana. "Setelah China, India adalah satu-satunya ekonomi yang dapat mencapai skala ekonomi, karena pasarnya yang besar," tulis ekonom Nomura dalam sebuah laporan awal pekan ini.
"India adalah salah satu dari sedikit ekonomi yang mampu mengumpulkan minat investor di berbagai sektor," tambahnya.
Terlepas dari euforia seputar angka pertumbuhan, para ekonom mengatakan, ada tantangan besar yang dihadapi ekonomi India dalam dekade berikutnya. Pemerintah baru harus menciptakan ratusan juta pekerjaan untuk populasi yang sebagian besar masih miskin.
Dengan usia rata-rata 29 tahun, populasi India adalah salah satu yang termuda secara global, tetapi negara ini belum dapat menuai manfaat ekonomi potensial dari demografi mudanya.
Hasil Pemilu India dijadwalkan bakal diumumkan pada 4 Juni 2024, mendatang. Jika Modi memenangkan masa jabatan ketiga, "setiap perlambatan (dalam ekonomi) akan ringan," tambah Amajuri.
Ekspansi berkelanjutan akan mendorong India lebih tinggi ke jajaran ekonomi terbesar di dunia, dengan beberapa pengamat memperkirakan negara itu bisa menjadi nomor tiga di belakang Amerika Serikat atau AS dan China pada tahun 2027.
India secara luas dipandang sebagai alternatif bagi China bagi negara-negara dan perusahaan yang ingin mendiversifikasi rantai pasokan mereka, terutama karena hubungan antara Washington dan Beijing memburuk.
Beberapa perusahaan terbesar di dunia, termasuk pemasok Apple (AAPL) Foxconn, sudah memperluas operasi mereka di sana. "Setelah China, India adalah satu-satunya ekonomi yang dapat mencapai skala ekonomi, karena pasarnya yang besar," tulis ekonom Nomura dalam sebuah laporan awal pekan ini.
"India adalah salah satu dari sedikit ekonomi yang mampu mengumpulkan minat investor di berbagai sektor," tambahnya.
Terlepas dari euforia seputar angka pertumbuhan, para ekonom mengatakan, ada tantangan besar yang dihadapi ekonomi India dalam dekade berikutnya. Pemerintah baru harus menciptakan ratusan juta pekerjaan untuk populasi yang sebagian besar masih miskin.
Dengan usia rata-rata 29 tahun, populasi India adalah salah satu yang termuda secara global, tetapi negara ini belum dapat menuai manfaat ekonomi potensial dari demografi mudanya.
Lihat Juga :