PDB Meroket 8,2%, India Menegaskan Status Ekonomi Utama dengan Pertumbuhan Tercepat

Minggu, 02 Juni 2024 - 19:53 WIB
loading...
A A A
Menurut sebuah laporan baru-baru ini oleh Organisasi Buruh Internasional, orang India yang berpendidikan antara usia 15 dan 29 tahun lebih cenderung menganggur daripada mereka yang tidak bersekolah, yang mencerminkan "ketidakcocokan dengan permintaan dan pekerjaan yang tersedia."

Diterangkan juga bahwa tingkat pengangguran kaum muda di India sekarang lebih tinggi dari tingkat global. Analis khawatir, bahwa jika partai Modi berkinerja buruk dalam jejak pendapat, hal itu dapat menempatkan reformasi tanah dan tenaga kerja utama terbelakang.

Tetapi salah satu ancaman jangka panjang terbesar yang dihadapi ekonomi India adalah perubahan iklim. Negara ini sangat rentan terhadap panas ekstrem dan beberapa tempat di sana mendorong batas kemampuan manusia dalam bertahan hidup, kata para ahli.

Awal pekan ini seperti dilansir CNN, ibu kota India, Delhi, mencatat suhu tertinggi yang pernah ada hingga menyentuh 49,9 derajat Celcius (121,8 derajat Fahrenheit), dan gelombang panas memaksa pihak berwenang untuk memberlakukan penjatahan air.

Para ahli mencemaskan, meningkatnya kadar merkuri di India berisiko menekan kemajuan dalam pengentasan kemiskinan, kesehatan dan pertumbuhan ekonomi.

Negara ini "diperkirakan akan kehilangan sekitar 5,8% dari jam kerja harian karena tekanan panas pada tahun 2030," kata laporan Komisi Ekonomi dan Sosial PBB untuk Asia dan Pasifik (ESCAP) pada bulan April.

"Masalahnya paling parah bagi pekerja luar ruangan, terutama mereka yang bekerja di pertanian dan konstruksi, tetapi juga relevan untuk pekerja pabrik dalam ruangan," tambahnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Tiga Kapal Tanker Tujuan...
Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
India Kembali Naikkan...
India Kembali Naikkan Harga BBM, Sudah 4 Kali dalam Dua Pekan
Harga BBM di India Melonjak...
Harga BBM di India Melonjak Tajam, Naik Tiga Kali dalam Delapan Hari
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Netanyahu Sebut Negara...
Netanyahu Sebut Negara Asia Ini Cinta Luar Biasa terhadap Israel
Rekomendasi
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Berita Terkini
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Concord Industry Tegaskan...
Concord Industry Tegaskan Komitmen Perkuat Industri Keramik di Keramika 2026
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved