Mengawali 2024 dengan Kinerja Apik, Laba Bersih BSBK Naik 352,38%

Minggu, 02 Juni 2024 - 08:57 WIB
loading...
Mengawali 2024 dengan...
PT. Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), memulai tahun ini dengan kinerja yang memuaskan. Emiten yang berlokasi di Balikpapan, provinsi Kalimantan Timur ini, mengelola kawasan komersial terpadu (Balikpapan Superblock). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT. Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), memulai tahun ini dengan kinerja yang memuaskan. Emiten yang berlokasi di Balikpapan, provinsi Kalimantan Timur ini, mengelola kawasan komersial terpadu ( Balikpapan Superblock ) dengan berbagai fasilitas.

Perseroan juga memiliki pusat perbelanjaan yang disewakan yang bernama Mal E-Walk dan Mal Pentacity Shopping Venue, serta melakukan penjualan unit apartemen dan condotel. Baca Juga: Kinerja Keuangan Solid, BSBK Siap Ekspansi di 2024

Direktur BSBK, Daniel Wirawan menerangkan, pada Triwulan I-2024, Perseroan mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp82,5 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 6,78% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2023 yaitu sebesar Rp77,2 miliar.

“Peningkatan ini disebabkan oleh kenaikan pada segmen pendapatan usaha sebesar 19,71%, yang merupakan dampak dari naiknya occupancy rate Mal E-Walk dan Mal Pentacity,” ujarnya.

Baca Juga: Tangkap Peluang Bisnis dari Pengembangan IKN, BSBK Siapkan Rp100 Miliar

Pada segmen penjualan, Perseroan berhasil mencatatkan peningkatan yang signifikan atas penjualan apartemen sebesar 83,38% dibandingkan dengan periode sebelumnya tahun 2023. Hal ini dikarenakan aktivitas perekonomian maupun daya beli yang meningkat karena Pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Daniel mengatakan, seiring dengan meningkatnya penjualan dan pendapatan sewa Perseroan, Laba Usaha Perseroan juga mengalami peningkatan pada Triwulan I-2024, dimana tercatat sebesar Rp33,4 miliar atau meningkat 51,98% dibandingkan dengan Triwulan I-2023 yang hanya sebesar Rp22,0 miliar.

Alhasil dari sisi bottom line, Perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp17,1 miliar atau mengalami peningkatan 352,38% dibandingkan dengan Triwulan I-2023. Peningkatan tersebut dikarenakan karena efisiensi beban pokok pendapatan dan beban keuangan yang dilakukan oleh Perseroan.

Dari sisi neraca, Perseroan mencatatkan total aset pada Triwulan I-2024 sebesar Rp.2.501 miliar, tidak terdapat perubahan yang signifikan dibandingkan dengan total aset pada Triwulan I-2023 yaitu sebesar Rp2.523 miliar.

Di sisi lain, Perseroan mampu menurunkan total hutang pada Triwulan I-2024 yaitu menjadi sebesar Rp798 miliar dari sebelumnya sebesar Rp873 miliar. Sementara untuk total ekuitas Perseroan mengalami peningkatan yaitu dari Rp1.650 miliar menjadi Rp1.703 miliar pada Triwulan I-2024, hal ini disebabkan oleh peningkatan saldo laba Perseroan pada periode Triwulan I-2024.

Pada awal tahun 2024, Perseroan telah menyelesaikan tambahan kamar di Pentacity Hotel Balikpapan sebanyak 17 kamar. Sampai saat ini yang sudah beroperasi sejumlah 186 kamar dan sedang membangun kamar tipe suite room sebanyak 16 kamar. Sehingga total kamar yang akan beroperasi pada tahun 2024 adalah 202 kamar.

Secara keseluruhan total kamar Hotel yang berintegrasi dengan PT. Wulandari Bangun Laksana Tbk adalah 808 kamar yang terdiri dari 215 kamar Jatra Hotel, 202 kamar Pentacity hotel, 346 kamar Astara Hotel dan 45 Kamar J-icon.

Perseroan juga berhasil meningkatkan okupansi Mal Pentacity dan Mal Ewalk, dimana pada Triwulan I-2024, okupansi Mal E-Walk mengalami peningkatan menjadi 97,08% dibandingkan dengan Triwulan I-2023 yang hanya sebesar 95,51%. Sedangkan Occupancy Mal Pentacity mengalami peningkatan menjadi 85,99% dibandingkan periode tahun sebelumnya yang hanya sebesar 81,45%. Total luasan leasable Mal E-Walk 28.066,57 m², dan total luasan leasable Mal Pentacity 40.943,44 m.

Pada tahun 2024 ini, Perseroan juga berencana untuk untuk melakukan pre/launching Apartemen Sapphire dengan ketinggian 13 lantai dan total luasan gedung (gross) 18.921,17 m2. Apartemen ini memiliki total jumlah 212 unit yang terdiri dari 101 unit tipe 1 kamar, 81 unit tipe 2 kamar, 24 unit tipe 3 kamar dan 6 unit tipe penthouse.

Fasilitas dalam apartemen ini antara lain gym, swimming pool, meeting room, dan yoga room. Unit apartemen tersebut dalam kondisi semi furnished. Perseroan mengharapkan dapat memperoleh penjualan total sebesar Rp500 miliar dari proyek tersebut di atas.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Garap Proyek Properti...
Garap Proyek Properti Baru, Kinnara Capital Gandeng TSG Construction Indonesia
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
Pemkot Jakbar Fasilitasi...
Pemkot Jakbar Fasilitasi Penyelesaian Sertifikat Warga City Park
Ingria Pratama Capitalindo...
Ingria Pratama Capitalindo Bukukan Kenaikan Laba Bersih 34 Persen di Kuartal III/2025
Laba Bersih IRRA Melonjak...
Laba Bersih IRRA Melonjak 924,6%, Tumbuh Pesat di Sektor Kesehatan
Rekomendasi
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved