Tangkap Peluang Bisnis dari Pengembangan IKN, BSBK Siapkan Rp100 Miliar
Kamis, 10 November 2022 - 15:31 WIB
loading...
Pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser, Kalimantan Timur membuka banyak peluang bisnis. Foto dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Penajam Paser, Kalimantan Timur membuka banyak peluang bisnis. Menangkap peluang tersebut, emiten properti dan real estat PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) menyiapkan Rp100 miliar untuk pembelian tanah seluas sekitar 1,2 hektar di wilayah Kota Balikpapan dan sekitarnya.
Direktur Utama BSBK Christopher Sumasto Tjia mengatakan, rencana pembelian lahan baru akan meningkatkan jumlah land bank yang telah dimiliki BSBK. "Ini dapat mendukung rencana ekspansi di masa yang akan datang guna menangkap peluang bisnis dari pengembangan IKN ," kata Christopher Sumasto Tjia dalam keterangan di Jakarta, Kamis (10/11/2022). Baca juga: Membludak, Kepala Otorita Sebut Investor yang Ingin Masuk IKN 25 Kali Lebih Banyak dari Kapasitas
Christopher mengakui, rencana perpindahan IKN ke Provinsi Kalimantan Timur sudah sangat terasa dampaknya. Hal itu karena pembangunan proyek pendukung IKN melibatkan banyak tenaga kerja baik lokal dan luar Balikpapan.
"Sehingga dampak lain dari proyek tersebut selain kebutuhan sandang, pangan, otomatis permintaan properti juga meningkat. Kami sangat merasakan dampak positif dari pembangunan IKN," ujar Christoper.
Direktur Utama BSBK Christopher Sumasto Tjia mengatakan, rencana pembelian lahan baru akan meningkatkan jumlah land bank yang telah dimiliki BSBK. "Ini dapat mendukung rencana ekspansi di masa yang akan datang guna menangkap peluang bisnis dari pengembangan IKN ," kata Christopher Sumasto Tjia dalam keterangan di Jakarta, Kamis (10/11/2022). Baca juga: Membludak, Kepala Otorita Sebut Investor yang Ingin Masuk IKN 25 Kali Lebih Banyak dari Kapasitas
Christopher mengakui, rencana perpindahan IKN ke Provinsi Kalimantan Timur sudah sangat terasa dampaknya. Hal itu karena pembangunan proyek pendukung IKN melibatkan banyak tenaga kerja baik lokal dan luar Balikpapan.
"Sehingga dampak lain dari proyek tersebut selain kebutuhan sandang, pangan, otomatis permintaan properti juga meningkat. Kami sangat merasakan dampak positif dari pembangunan IKN," ujar Christoper.
Lihat Juga :