alexametrics

Lonjakan Harga Minyak Dunia Mereda di Tengah Kekhawatiran Global

loading...
Lonjakan Harga Minyak Dunia Mereda di Tengah Kekhawatiran Global
Harga minyak dunia naik tipis untuk sedikit mereda setelah menyentuh level tertinggi empat bulan, seiring dengan kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Foto/Ilustrasi
A+ A-
SYDNEY - Harga minyak dunia naik tipis pada perdagangan, Kamis (21/3/2019) untuk sedikit mereda setelah menyentuh level tertinggi empat bulan, seiring dengan kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Kondisi tersebut membebani pasar untuk menahan laju lonjakan harga minyak mentah, seperti dilansir Ruters hari ini.

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS diperdagangkan pada level USD60,16 per barel atau lebih rendah 7 sen yang setara 0,1% dari sesi terakhir. Tercatat WTI sebelumnya sempat mencapai posisi terbaiknya di posisi USD60,19 per barel atau tertinggi sejak 12 November.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka internasional Brent menyusut tipis 3 sen dari sebelumnya menjadi USD68,47 per barel. Pada perdagangan sebelumnya, Brent sempat berada di level USD68,57 per barel pada hari Rabu, atau tertinggi sejak 13 November.



Penurunan datang di tengah kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi global setelah Federal Reserve AS menyoroti tanda-tanda perlambatan ekonomi. Namun bagaimanapun, pasar telah didukung oleh upaya-upaya yang dipimpin oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk mengekang pasokan global.

"Pasar minyak nampak yakin bahwa efek lanjutan dari pengurangan produksi minyak Arab Saudi dan penurunan ekspor ke AS akan terus lebih besar daripada kekhawatiran kenaikan produksi AS," kata Alfonso Esparza, analis pasar senior di broker, OANDA.

Stok minyak mentah AS pekan lalu turun hampir 10 juta barel, terbesar sejak Juli, didorong oleh ekspor yang kuat dan permintaan penyulingan, hal ini berdasarkan data Administrasi Informasi Energi. Terpantau stok turun 9,6 juta barel, dibandingkan dengan ekspektasi analis dengan kenaikan 309.000 barel.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak