Di Luar Dugaan, RI Alami Deflasi Pertama sejak Agustus 2023
Senin, 03 Juni 2024 - 11:43 WIB
loading...
A
A
A
Adapun komoditas penyumbang utama deflasi adalah beras, dengan andil deflasi sebesar 0,15 persen, daging ayam ras dan ikan segar dengan andil deflasi masing-masing sebesar 0,03 persen serta tomat dan cabai rawit dengan andil deflasi masing-masing 0,02 persen.
Menurut dia, komoditas lainnya yang juga memberikan andil deflasi adalah tarif angkutan antar kota dengan andil deflasi 0,03 persen, tarif angkutan udara dengan andil deflasi 0,02 persen serta tarif kereta api dengan andil deflasi 0,01 persen.
"Selain itu terdapat juga komoditas yang memberikan andil inflasi antara lain emas perhiasan, bawang merah dan cabai merah dengan andil inflasi masing-masing 0,05 persen," imbuhnya.
Baca Juga: Surplus USD3,56 M, Neraca Perdagangan RI April 2024 Jaga Tren Positif 4 Tahun Beruntun
Dia menyebutkan sebaran inflasi bulanan berdasarkan wilayah, dimana 24 dari 28 provinsi mengalami inflasi, sedangkan 14 lainnya mengalami deflasi. Ia bilang, inflasi tertinggi sebesar 2 persen terjadi di Papua Selatan sementara deflasi terdalam terjadi di Banten sebesar 0,52 persen.
Menurut dia, komoditas lainnya yang juga memberikan andil deflasi adalah tarif angkutan antar kota dengan andil deflasi 0,03 persen, tarif angkutan udara dengan andil deflasi 0,02 persen serta tarif kereta api dengan andil deflasi 0,01 persen.
"Selain itu terdapat juga komoditas yang memberikan andil inflasi antara lain emas perhiasan, bawang merah dan cabai merah dengan andil inflasi masing-masing 0,05 persen," imbuhnya.
Baca Juga: Surplus USD3,56 M, Neraca Perdagangan RI April 2024 Jaga Tren Positif 4 Tahun Beruntun
Dia menyebutkan sebaran inflasi bulanan berdasarkan wilayah, dimana 24 dari 28 provinsi mengalami inflasi, sedangkan 14 lainnya mengalami deflasi. Ia bilang, inflasi tertinggi sebesar 2 persen terjadi di Papua Selatan sementara deflasi terdalam terjadi di Banten sebesar 0,52 persen.
(nng)
Lihat Juga :