China Biarkan Negara Afrika Ini Kendalikan 2 Proyek Jalur Sutra Modern

Senin, 03 Juni 2024 - 21:37 WIB
loading...
China Biarkan Negara...
China menyerahkan kendali atas dua jalur kereta api utama Afrika kepada pemerintah Ethiopia, Djibouti dan Kenya, setelah bertahun-tahun. Foto/Dok South China Morning Post
A A A
JAKARTA - China menyerahkan kendali atas dua jalur kereta api utama Afrika kepada pemerintah Ethiopia, Djibouti dan Kenya, setelah bertahun-tahun memberikan pelatihan dan pengamatan dalam pengoperasian proyek-proyek infrastruktur. Dua proyek tersebut merupakan bagian dari proyek besar Belt and Road Initiative (BRI) atau jalur sutra modern.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Jalur Sutra Modern China, Pertaruhan Triliunan Dolar

Baru-baru ini, operator China untuk kereta api sepanjang 752 km (467 mil) yang menghubungkan Ethiopia dan Djibouti menyerahkannya kepada Ethiopia-Djibouti Railway Share Company (EDR) setelah enam tahun beroperasi.

Demikian juga, di Kenya, China Road and Bridge Corporation (CRBC) sejauh ini telah mentransfer lebih dari 90% operasional Mombasa-Nairobi Standard Gauge Railway ke Kenya Railways Corporation, perusahaan kereta api nasional negara itu, dan penyelesaian serah terima diharapkan rampung tahun depan.

Baca Juga: Terperangkap Utang, China Kubur Uang Triliunan Dolar di Jalur Sutra

Untuk mengantisipasi serah terima tersebut, operator China dari proyek-proyek besar Belt and Road Initiative di seluruh Afrika melatih ribuan pekerja lokal, meneruskan keterampilan dan pengetahuan dalam menjalankan dan memelihara infrastruktur.

Menurut pengamat, semua itu bagian dari strategi lokalisasi, yang pada gilirannya merupakan bagian dari upaya China yang lebih luas untuk mempromosikan model pembangunannya. Pengamat menambahkan, bahwa transfer pengetahuan tetap "parsial" agar tidak memberikan terlalu banyak dan membahayakan proyek masa depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Rekomendasi
Amerika Serikat Permak...
Amerika Serikat Permak Paraguay 4-1: Folarin Balogun Cetak Brace
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
Saham SpaceX Ludes,...
Saham SpaceX Ludes, Rebutan Harta Karun Luar Angkasa Dimulai
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
3 Negara Mayoritas Islam...
3 Negara Mayoritas Islam Terjebak Utang China, Indonesia Tembus Rp326 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved