Tingkatkan Literasi, BRIDS Kolaborasi Gelar Edukasi Pasar Modal ke TPAKD
Selasa, 04 Juni 2024 - 22:31 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi menjelaskan sertifikasi merupakan komitmen OJK untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para anggota TPAKD yang dilakukan secara terus menerus dan berkelanjutan.
"Sinergi dan kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan akan terus dikoordinasikan di TPAKD, yang merupakan forum yang penting dan krusial dalam upaya mempercepat akses keuangan," ujar Friderica.
Baca Juga: Kinerja Bisnis Brokerage BRI Danareksa Sekuritas Tumbuh 55% di 2022
Lebih lanjut, ia menekankan perlunya extraordinary effort untuk dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan secara nasional, terkhusus pada sektor pasar modal. Selain itu, pihaknya berharap melalui kegiatan ini anggota TPAKD dapat menyusun program kerja yang fokus terhadap pemanfaatan produk dan layanan keuangan pasar modal dengan sebaik-baiknya.
Berdasarkan Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK Tahun 2022, tingkat inklusi keuangan nasional telah mencapai 85,10%, namun demikian khusus di sektor pasar modal masih berada di kisaran angka 16,13%. Tingkat literasi keuangan nasional adalah 49,68%, namun demikian, di sektor pasar modal masih berada pada angka 4,11%.
"Sinergi dan kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan akan terus dikoordinasikan di TPAKD, yang merupakan forum yang penting dan krusial dalam upaya mempercepat akses keuangan," ujar Friderica.
Baca Juga: Kinerja Bisnis Brokerage BRI Danareksa Sekuritas Tumbuh 55% di 2022
Lebih lanjut, ia menekankan perlunya extraordinary effort untuk dapat meningkatkan literasi dan inklusi keuangan secara nasional, terkhusus pada sektor pasar modal. Selain itu, pihaknya berharap melalui kegiatan ini anggota TPAKD dapat menyusun program kerja yang fokus terhadap pemanfaatan produk dan layanan keuangan pasar modal dengan sebaik-baiknya.
Berdasarkan Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK Tahun 2022, tingkat inklusi keuangan nasional telah mencapai 85,10%, namun demikian khusus di sektor pasar modal masih berada di kisaran angka 16,13%. Tingkat literasi keuangan nasional adalah 49,68%, namun demikian, di sektor pasar modal masih berada pada angka 4,11%.
(nng)
Lihat Juga :