Pesan Moskow kepada Dunia di Forum SPIEF 2024: Abaikan Sanksi Barat ke Rusia

Kamis, 06 Juni 2024 - 08:38 WIB
loading...
Pesan Moskow kepada...
Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara dalam sesi pleno Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF), di Rusia, 16 Juni 2023. FOTO/TASS
A A A
JAKARTA - Rusia berkembang lebih cepat dibandingkan kebanyakan negara lain dan berharap dapat memanfaatkan Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) 2024 untuk mempromosikan kerja sama global di seluruh bidang berdasarkan rasa saling menghormati dan kesetaraan. Hal itu disampaikan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

SPIEF tahun ini dibuka 5 Juni 2024 dan akan berlangsung hingga tanggal 8 Juni 2024. Acara tahunan ke-27 ini diperkirakan akan menarik ribuan peserta dari 136 negara, dengan delegasi yang datang dari Brazil, India, China, Venezuela, Azerbaijan, Zimbabwe, Bolivia dan negara-negara lain.

Baca Juga: Jenderal Iran Tewas Diserang Israel di Suriah, Panglima IRGC Ancam Balas Dendam

Pesan utama yang ingin disampaikan Moskow melalui forum tersebut, Peskov menyatakan bahwa Rusia berkembang pada tingkat di atas rata-rata dunia dan mewakili perubahan signifikan dalam kondisi politik dan ekonomi global.

"Rusia juga mempromosikan kerja sama bisnis berdasarkan kesetaraan dan supremasi hukum atas dasar saling menguntungkan, dan menawarkan hal ini kepada semua negara dan pengusaha yang berkepentingan," kata Peskov dilansir dari Russian Today, Kamis (6/6/2024).

Forum ekonomi global ini telah menarik minat besar baik dari dunia usaha dalam dan luar negeri serta para pemimpin daerah, menteri, dan kepala berbagai badan pemerintah. Juru Bicara Kremlin menyarankan sebelum acara tersebut berakhir sebuah analisis harus dilakukan untuk menentukan berapa banyak dari rekor jumlah peserta tahun ini yang berasal dari luar negeri.

Baca Juga: 130 Negara Akan Berkumpul di Rusia, Bahas Pembentukan Zona Ekonomi Baru

Sementara, Sekretaris Eksekutif Komite Penyelenggara SPIEF, Anton Kobyakov menegaskan, meskipun terjadi turbulensi dalam perekonomian global banyak negara siap untuk membangun jembatan pemahaman dan kerja sama mengabaikan sanksi Barat terhadap Rusia dan memilih untuk terlibat lebih dekat dengan negaranya. Ungkapan tersebut sebagai pesan Moskow kepada dunia.

Adapun tema utama SPIEF tahun ini adalah 'Fondasi Dunia Multipolar-Pembentukan Zona Ekonomi Baru'. Acara tiga hari ini akan menampilkan hampir 400 acara bisnis, termasuk diskusi panel dan pertemuan dialog bisnis internasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Rekomendasi
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Berita Terkini
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp30.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved