3 Alasan Rusia Bersekutu dengan China di Bidang Ekonomi

Jum'at, 07 Juni 2024 - 13:46 WIB
loading...
A A A
Sejak Rusia terkena sanksi Barat setelah melakukan operasi militer keUkraina, Moskow mulai mengalami kesulitan dalam memperoleh bahan baku militer. Meski begitu, Moskow telah mampu mengurangi beberapa dampak sanksi Barat dengan bantuan China.

Baca Juga: China: Sulit Hadiri Perundingan Damai Ukraina Tanpa Rusia

Meskipun China belum mengirimkan persenjataan berat ke Rusia, ekspor barang, mesin, material, dan komponen yang dapat digunakan ganda memfasilitasi perluasan industri militer Rusia. Ekspor ke Rusia ini tidak hanya menimbulkan ancaman langsung terhadap Ukraina, namun juga meningkatkan potensi militer Rusia dalam jangka panjang.

Sebagai reaksi terhadap pengiriman barang-barang ke industri militer Rusia, UE untuk pertama kalinya memberikan sanksi kepada perusahaan-perusahaan Tiongkok atas perang di Ukraina pada bulan Juni 2023.

Hal ini menunjukkan bahwa kerja sama ekonomi yang terlalu erat antara Rusia dan China juga dapat menyebabkan peningkatan ketegangan antara Negeri Panda itu dengan negara-negara Barat.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Rekomendasi
Bogor Kian Gemilang!...
Bogor Kian Gemilang! Pemkab Bogor Sukses Pertahankan Opini WTP dari BPK RI
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
Berita Terkini
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Infografis
20 PTN dengan Peminat...
20 PTN dengan Peminat Terbanyak di SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved