Menperin Tawari Konglomerasi Manufaktur Turki Perluas Investasi di Indonesia
Minggu, 09 Juni 2024 - 16:18 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: IKN Disebut Sarang Malaria, Kenali Gejalanya agar Tak Berujung Fatal
"Tuna adalah komoditas yang sangat melimpah di sekitar Biak, Papua sehingga masih sangat potensial untuk membangun industri pengolahan tuna di wilayah tersebut," kata Agus.
Menperin juga mengundang Sanko Enerji, anak perusahaan Sanko Holding, untuk berinvestasi di bidang pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Indonesia, yang saat ini tingkat utilisasinya masih rendah. Menperin memaparkan kepada Sanko bahwa di Indonesia saat ini terdapat sekitar 69 bendungan yang belum termanfaatkan secara optimal.
"Ini menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan Sanko Holding untuk mengembangkan lini energinya di Indonesia. Pihak Sanko menyambut baik tawaran-tawaran tersebut dan akan membicarakannya lebih lanjut," kata Agus.
"Tuna adalah komoditas yang sangat melimpah di sekitar Biak, Papua sehingga masih sangat potensial untuk membangun industri pengolahan tuna di wilayah tersebut," kata Agus.
Menperin juga mengundang Sanko Enerji, anak perusahaan Sanko Holding, untuk berinvestasi di bidang pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Indonesia, yang saat ini tingkat utilisasinya masih rendah. Menperin memaparkan kepada Sanko bahwa di Indonesia saat ini terdapat sekitar 69 bendungan yang belum termanfaatkan secara optimal.
"Ini menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan Sanko Holding untuk mengembangkan lini energinya di Indonesia. Pihak Sanko menyambut baik tawaran-tawaran tersebut dan akan membicarakannya lebih lanjut," kata Agus.
(fjo)
Lihat Juga :