BRICS Dibuat Frustrasi oleh Barat, Reformasi Pemerintahan Global Menggema

Rabu, 12 Juni 2024 - 08:39 WIB
loading...
A A A
Lavrov mengingatkan, transisi ke tatanan dunia baru bisa memakan waktu panjang sepanjang era sejarah dan akan berduri. Dia berbicara tentang pusat-pusat ekonomi baru yang dibentuk oleh negara-negara Global Selatan dan Timur untuk membuat keputusan politik yang signifikan secara global berdasarkan kesetaraan dan keragaman kedaulatan.

Blok ekonomi BRICS, yang dibentuk pada tahun 2009, telah menampilkan dirinya sebagai alternatif dari lembaga-lembaga internasional yang didominasi Barat.

Awalnya BRICS hanya terdiri dari Brasil, Rusia, India, China dan Afrika Selatan. Akan tetapi mereka mengalami ekspansi besar ketika Iran, Ethiopia, Mesir, dan Uni Emirat Arab bergabung pada awal 2024.

Selain itu banyak negara lain yang telah menyatakan minatnya untuk bergabung bersama BRICS, bahkan beberapa di antaranya sudah mengajukan aplikasi secara resmi. Menurut perusahaan analitik Statista, BRICS menyalip pangsa negara-negara G7 dari total PDB dunia dalam hal paritas daya beli pada tahun 2020. Pada 2023, BRICS menyumbang 32% dari PDB global.

Kepala bank BRICS (NDB), Dilma Rousseff mengatakan sebelumnya, bahwa penambahan anggota baru akan melihat pangsa kelompok dalam output ekonomi global meningkat menjadi 40% di tahun 2028.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Menguak di Balik Lawatan...
Menguak di Balik Lawatan Prabowo 1,5 Tahun, Seskab Teddy: BRICS hingga Investasi Rp2.430 Triliun
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Viral, Menlu Rusia Marahi...
Viral, Menlu Rusia Marahi Jurnalis Berisik: 'Serahkan Ponsel Anda atau Petugas Keluarkan Senjata!'
Menlu Sugiono: BRICS...
Menlu Sugiono: BRICS Harus Berperan Aktif Menjaga Perdamaian dan Stabilitas Global
Rekomendasi
Ada Demo Mahasiswa di...
Ada Demo Mahasiswa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Arus Lalin Dialihkan
BGN Nunggak ke Pihak...
BGN Nunggak ke Pihak Ketiga Rp1,6 Triliun pada 2025, Ada untuk EO hingga Jasa Konsultan
BTS Rilis Video Musik...
BTS Rilis Video Musik NORMAL, Tayang Perdana Eksklusif di Spotify
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
Yamaha Grand Filano...
Yamaha Grand Filano Hybrid Tawarkan Gaya Kalcer, Konsumsi BBM Diklaim Capai 60 Km per Liter
Produktivitas Kebun...
Produktivitas Kebun Sawit Sitaan Negara Menurun, Muncul Desakan Audit Total
Danantara Resmi Gabung...
Danantara Resmi Gabung ke Forum Sovereign Wealth Fund Dunia, Ini Manfaatnya
Penguatan IHSG Tak Terbendung...
Penguatan IHSG Tak Terbendung Sentuh 6.175, Diwarnai Lompatan 363 Saham
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Podomoro University Cetak Wirausaha Berbasis Pasar Modal
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved