Rusia Balas Sanksi Baru AS, Putin Bekukan Dolar dan Euro di Bursa Moskow

Kamis, 13 Juni 2024 - 21:47 WIB
loading...
Rusia Balas Sanksi Baru...
Moscow Exchange (MOEX) resmi membekukan perdagangan dolar dan euro. Langkah tersebut sebagai balasan atas sanksi baru Barat. FOTO/TASS
A A A
JAKARTA - Moscow Exchange (MOEX) resmi menangguhkan perdagangan dolar dan euro. Langkah tersebut sebagai balasan atas sanksi baru yang diumumkan Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS).

Pembekuan ini mempengaruhi perdagangan mata uang asing dan logam mulia serta perdagangan saham dan uang di pasar perdagangan publik terbesar di Rusia. Bursa Moskow memastikan kecuali dolar dan euro hingga seuruh instrumen keuangan lainnya tetap beroperasi.

"Pasar derivatif juga tidak terpengaruh oleh perubahan ini. Perdagangan berlangsung seperti biasa," terang MOEX melalui pernyataan resminya dikutip dari Russian Today, Kamis (13/6/2024).

Baca Juga: Barat Siapkan Sanksi Baru, Blokade Kerja Sama China dengan Rusia

Bank Sentral Rusia menguraikan masalah ini dalam sebuah pernyataan terpisah, yang menyatakan bahwa transaksi dalam dolar AS dan euro akan terus berlanjut di pasar bebas.

"Untuk menetapkan nilai tukar, Bank Sentral Rusia akan menggunakan catatan bank dan informasi dari platform perdagangan bebas digital," jelas regulator.

Departemen Keuangan AS pada Rabu (13/6/2024) meluncurkan paket sanksi baru terhadap Rusia, yang menargetkan infrastruktur keuangan dasar negara tersebut. Saat mengumumkan paket tersebut, Menteri Keuangan AS Janet Yellen mengklaim Rusia telah sepenuhnya bertransisi menjadi ekonomi perang dan sekarang sangat terisolasi dari sistem keuangan internasional.

"Tindakan hari ini menyerang jalan yang tersisa bagi mereka untuk mendapatkan material dan peralatan internasional, termasuk ketergantungan mereka pada pasokan penting dari negara ketiga," tegas Yellen.

Baca Juga: Intelijen Ukraina: Putin Sangat Marah setelah 2 Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Diserang

Selain MOEX, paket sanksi ini juga menyasar dua anak perusahaannya, yaitu National Clearing Center (NCC) dan National Settlement Depository (NSD). Penangguhan perdagangan dolar dan euro di platform ini, yang telah berkembang pesat akhir-akhir ini, mulai berlaku pada hari Kamis.

MOEX melaporkan bahwa aktivitas investor swasta mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di bulan Februari dengan total 4,1 juta orang yang melakukan transaksi di platform ini. Bulan lalu, total volume perdagangan di seluruh pasar platform ini mencapai 126,7 triliun rubel atau USD1,4 triliun meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 94,2 triliun rubel atau sekitar USD1 triliun.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rekomendasi
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Skoda Kodiaq RS 6 Habis...
Skoda Kodiaq RS 6 Habis Terjual dalam Waktu 6 Menit, Apa Keistimewaanya
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Berita Terkini
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
240 BUMN Tak Produktif...
240 BUMN Tak Produktif Dibubarin Prabowo: Tidak Untung, Rugi Terus
Persaingan Pasar Game...
Persaingan Pasar Game Valorant, Intip Strategi Ekspansi Tokovalorant
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved