Warga Argentina Ramai-ramai Buang USD, Sinyal Dedolarisasi?

Jum'at, 14 Juni 2024 - 04:34 WIB
loading...
A A A
Ketika harga-harga mengalami kenaikan lebih dari 100% sejak pelantikannya, peso hanya terdepresiasi 59% selama periode itu. Ketidakcocokan tersebut membuat kebutuhan sehari-hari makin mahal dalam dolar karena pendapatan lokal merosot, memaksa warga Argentina mengeruk tabungan dolar untuk membayar tagihan bulanan.

Milei dan tim ekonominya telah berulang kali membantah bahwa peso dinilai terlalu tinggi, juga tidak berencana untuk mempercepat laju devaluasi untuk mengejar inflasi. Sebaliknya, mereka berpendapat bisnis perlu memangkas harga.

Presiden terus berjanji menerapkan "persaingan mata uang" di mana dolar AS dan peso akan hidup berdampingan sebagai bentuk tender yang sah. Dia juga mengatakan, pada akhirnya akan memenuhi janjinya untuk menutup bank sentral sepenuhnya.

Argentina memiliki sejarah panjang dalam mencetak uang untuk mengkompensasi pengeluaran pemerintah yang berlebihan. Hal ini menghasilkan inflasi yang tinggi dalam jangka waktu yang lama, bahkan hiperinflasi.

Maka tidak mengherankan jika negara Amerika Selatan ini sekali lagi mempertimbangkan langkah radikal yang dikenal sebagai dolarisasi, yang hingga saat ini hanya dilakukan oleh negara-negara dengan perekonomian yang jauh lebih kecil.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Jeblok Lagi,...
Rupiah Jeblok Lagi, Dolar AS Makin Dekati Level Rp18.000
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Rupiah Menguat Tipis...
Rupiah Menguat Tipis dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
The Changcuters Bakal...
The Changcuters Bakal Naikkan Tarif Manggung Imbas Ekonomi Lesu?
Maia Estianty Soroti...
Maia Estianty Soroti Dolar Tembus Rp18.000, Curhat soal Pajak
Mahasiswa UNS Diajak...
Mahasiswa UNS Diajak Pahami Penyebab Rupiah Melemah dan Dolar Naik di ICC 2026
Rekomendasi
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
Nadiem Makarim Menangis...
Nadiem Makarim Menangis hingga Beri Tanda Tangan ke Mitra Go Jek saat Tiba di PN Tipikor
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Berita Terkini
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved