Cipta Perdana Lancar Siap IPO, Penjualan Optimistis Meningkat hingga 20%
Minggu, 16 Juni 2024 - 10:07 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, demi memperluas pangsa pasar, maka pada 2020 perseroan melakukan ekspansi dengan mengakuisisi PT Usbersa Mitra Logam di Bekasi, kemudian berlanjut pada tahun 2022 membangun pabrik dan kantor baru yang luasnya hingga 23.603 m2 berlokasi di Tangerang.
"Kami harap IPO perseroan dapat mendukung berbagai rencana kerja dan target yang telah dicanangkan sehingga dapat berkontribusi positif pada kinerja perseroan," katanya.
Baca Juga: Ayam Goreng Nelongso Resmi Tercatat di Bursa, Sahamnya Naik 2,88%
Direktur Cipta Perdana Lancar, Tjoeng Rino Saputra menambahkan, rencana dan strategi IPO perseroan. Adapun perseroan berencana melepas 680 juta lembar saham atau maksimal 25% dari modal yang ditempatkan. Untuk harga saham sendiri, perseroan membuka harga penawaran awal (bookbuilding) di Rp100-105 per saham dengan target raihan dana IPO mencapai Rp71,4 miliar.
"Selanjutnya, kami juga akan menerbitkan 680 juta waran seri I secara cuma-cuma bagi pemegang saham baru, di mana setiap satu pemegang saham baru ini akan mendapatkan hak untuk bisa membeli saham dengan harga pelaksanaan kisaran Rp105-110 dengan total Rp 74,8 miliar," lanjutnya.
"Kami harap IPO perseroan dapat mendukung berbagai rencana kerja dan target yang telah dicanangkan sehingga dapat berkontribusi positif pada kinerja perseroan," katanya.
Baca Juga: Ayam Goreng Nelongso Resmi Tercatat di Bursa, Sahamnya Naik 2,88%
Direktur Cipta Perdana Lancar, Tjoeng Rino Saputra menambahkan, rencana dan strategi IPO perseroan. Adapun perseroan berencana melepas 680 juta lembar saham atau maksimal 25% dari modal yang ditempatkan. Untuk harga saham sendiri, perseroan membuka harga penawaran awal (bookbuilding) di Rp100-105 per saham dengan target raihan dana IPO mencapai Rp71,4 miliar.
"Selanjutnya, kami juga akan menerbitkan 680 juta waran seri I secara cuma-cuma bagi pemegang saham baru, di mana setiap satu pemegang saham baru ini akan mendapatkan hak untuk bisa membeli saham dengan harga pelaksanaan kisaran Rp105-110 dengan total Rp 74,8 miliar," lanjutnya.
Lihat Juga :