Tak Hiraukan Sanksi Barat, Impor Gas Eropa dari Rusia Lampaui AS
Selasa, 18 Juni 2024 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
Transit melalui Ukraina dan TurkStream cabang Eropa saat ini merupakan satu-satunya saluran yang beroperasi untuk menyalurkan gas Rusia ke Eropa tengah dan selatan. Kiev sebelumnya mengatakan bahwa mereka tidak akan memperpanjang perjanjian transit saat ini dengan perusahaan energi raksasa Rusia Gazprom yang akan berakhir pada akhir 2024.
Bulan lalu, Rusia Vedomosti melaporkan, mengutip data yang dilacak oleh Jaringan Operator Sistem Transportasi Gas Eropa (ENTSOG), bahwa pasokan gas Rusia ke wilayah tersebut melalui TurkStream telah melonjak hampir 40% menjadi 5,11 miliar meter kubik dalam tiga bulan pertama tahun ini.
Baca Juga: Dedolarisasi Makin Dekat, Rusia Bangun Platform Calon Pengganti Dolar
Pada Mei, Dewan Eropa menyetujui peraturan untuk gas terbarukan, gas alam dan hidrogen yang akan memungkinkan negara-negara anggota Uni Eropa untuk menangguhkan pasokan gas dari Rusia dan Belarusia mulai 2026. Peraturan ini juga akan memberi Komisi Eropa opsi untuk mengecualikan sementara pasokan gas alam atau pasokan LNG dari kedua negara untuk jangka waktu hingga satu tahun.
Mengutip Russian Today, awal bulan ini, kepala perusahaan minyak besar Rusia, Rosneft, Igor Sechin, mengatakan negara-negara anggota Uni Eropa menghabiskan lebih dari USD630 miliar untuk impor gas non-Rusia selama tiga tahun terakhir hingga 2023. Angka ini sama dengan total pengeluaran gas Uni Eropa selama delapan tahun sebelumnya.
Bulan lalu, Rusia Vedomosti melaporkan, mengutip data yang dilacak oleh Jaringan Operator Sistem Transportasi Gas Eropa (ENTSOG), bahwa pasokan gas Rusia ke wilayah tersebut melalui TurkStream telah melonjak hampir 40% menjadi 5,11 miliar meter kubik dalam tiga bulan pertama tahun ini.
Baca Juga: Dedolarisasi Makin Dekat, Rusia Bangun Platform Calon Pengganti Dolar
Pada Mei, Dewan Eropa menyetujui peraturan untuk gas terbarukan, gas alam dan hidrogen yang akan memungkinkan negara-negara anggota Uni Eropa untuk menangguhkan pasokan gas dari Rusia dan Belarusia mulai 2026. Peraturan ini juga akan memberi Komisi Eropa opsi untuk mengecualikan sementara pasokan gas alam atau pasokan LNG dari kedua negara untuk jangka waktu hingga satu tahun.
Mengutip Russian Today, awal bulan ini, kepala perusahaan minyak besar Rusia, Rosneft, Igor Sechin, mengatakan negara-negara anggota Uni Eropa menghabiskan lebih dari USD630 miliar untuk impor gas non-Rusia selama tiga tahun terakhir hingga 2023. Angka ini sama dengan total pengeluaran gas Uni Eropa selama delapan tahun sebelumnya.
(nng)
Lihat Juga :