Bank Sentral Terus Menumpuk Emas, Permintaan Naik dalam 2 Tahun Terakhir
Selasa, 18 Juni 2024 - 16:54 WIB
loading...
Lebih banyak bank sentral yang berencana menambah cadangan emas mereka dalam waktu satu tahun terakhir. Hal ini terungkap dalam survei tahunan World Gold Council (WGC). Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Lebih banyak bank sentral yang berencana menambah cadangan emas mereka dalam waktu satu tahun terakhir. Hal ini terungkap dalam survei tahunan World Gold Council (WGC) yang menyebut, hal itu terjadi seiring ketidakpastian makroekonomi dan politik yang sedang berlangsung, meski membuat harga logam mulia membubung tinggi.
Baca Juga: Saat Sanksi Barat Percepat Dedolarisasi, Bank-bank Sentral Menumpuk Emas
Permintaan emas dari bank sentral terpantau meningkat dalam dua tahun terakhir, karena beberapa negara mendiversifikasi cadangan mata uang asing mereka. Permintaan mereka berkontribusi pada reli harga emas pada Maret-Mei dengan harga spot mencapai rekor tertinggi USD2,449.89 per ounce pada 20 Mei.
"Meskipun ada rekor permintaan dari sektor resmi dalam dua tahun terakhir, ditambah dengan kenaikan harga emas, banyak dari mereka masih mempertahankan antusiasme terhadap emas," ujar kepala sektor bank sentral WGC, Shaokai Fan dalam sebuah pernyataan resmi seperti dilansir Reuters.
Baca Juga: Bos Bank Sentral: Bank-bank Italia Harus Keluar dari Rusia
Survei, yang dilakukan pada bulan Februari-April 2024 tersebut mencakup total 69 tanggapan, menunjukkan bahwa 29% bank sentral memperkirakan cadangan emas mereka akan meningkat dalam 12 bulan ke depan.
Ini adalah level tertinggi sejak WGC, sebuah badan industri yang anggotanya adalah penambang emas global, memulai survei pada tahun 2018 dan dibandingkan dengan 24% pada tahun 2023.
Baca Juga: Saat Sanksi Barat Percepat Dedolarisasi, Bank-bank Sentral Menumpuk Emas
Permintaan emas dari bank sentral terpantau meningkat dalam dua tahun terakhir, karena beberapa negara mendiversifikasi cadangan mata uang asing mereka. Permintaan mereka berkontribusi pada reli harga emas pada Maret-Mei dengan harga spot mencapai rekor tertinggi USD2,449.89 per ounce pada 20 Mei.
"Meskipun ada rekor permintaan dari sektor resmi dalam dua tahun terakhir, ditambah dengan kenaikan harga emas, banyak dari mereka masih mempertahankan antusiasme terhadap emas," ujar kepala sektor bank sentral WGC, Shaokai Fan dalam sebuah pernyataan resmi seperti dilansir Reuters.
Baca Juga: Bos Bank Sentral: Bank-bank Italia Harus Keluar dari Rusia
Survei, yang dilakukan pada bulan Februari-April 2024 tersebut mencakup total 69 tanggapan, menunjukkan bahwa 29% bank sentral memperkirakan cadangan emas mereka akan meningkat dalam 12 bulan ke depan.
Ini adalah level tertinggi sejak WGC, sebuah badan industri yang anggotanya adalah penambang emas global, memulai survei pada tahun 2018 dan dibandingkan dengan 24% pada tahun 2023.
Lihat Juga :