Investasi Pangan di Kamboja, Bulog Diingatkan Tetap Utamakan Serapan Beras Petani Lokal
Rabu, 19 Juni 2024 - 15:55 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, Ia menambahkan, peran G to G sangat diperlukan dalam upaya B to B untuk mendukung hilirisasi pada komoditas beras tersebut. Pasalnya, dengan mengakuisisi perusahaan Kamboja, potensi pasar ekspor akan terbuka.
"Walaupun ada rencana bisnis Bulog tersebut, saya juga meminta agar Bulog lebih mengutamakan serapan beras dari petani lokal. Sehingga stabilitas harga pascapanen dapat terjaga," ujar dia.
Sebelumnya, Perum Bulog menyatakan siap untuk melakukan kerja sama ekonomi dan investasi pangan dengan Kamboja. Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi, dalam keterangan tertulis pada Jumat (14/6) lalu menyampaikan penugasan pemerintah untuk melakukan investasi pangan ke Kamboja.
Bukan hanya tentang memperluas jangkauan geografis, tetapi juga tentang mewujudkan keunggulan kompetitif rantai pasok beras sehingga ketahanan pangan di Indonesia dapat terwujud.
“Kami siap melaksanakan penugasan tersebut, termasuk melakukan komunikasi dengan beberapa pelaku usaha beras di sana. Kerjasama perdagangan beras yang baik dan telah terjalin dengan Kamboja selama ini, diharapkan dapat meningkat sejalan dengan rencana kerja sama ekonomi dan investasi pangan Perum Bulog di sana,” katanya.
"Walaupun ada rencana bisnis Bulog tersebut, saya juga meminta agar Bulog lebih mengutamakan serapan beras dari petani lokal. Sehingga stabilitas harga pascapanen dapat terjaga," ujar dia.
Sebelumnya, Perum Bulog menyatakan siap untuk melakukan kerja sama ekonomi dan investasi pangan dengan Kamboja. Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi, dalam keterangan tertulis pada Jumat (14/6) lalu menyampaikan penugasan pemerintah untuk melakukan investasi pangan ke Kamboja.
Bukan hanya tentang memperluas jangkauan geografis, tetapi juga tentang mewujudkan keunggulan kompetitif rantai pasok beras sehingga ketahanan pangan di Indonesia dapat terwujud.
“Kami siap melaksanakan penugasan tersebut, termasuk melakukan komunikasi dengan beberapa pelaku usaha beras di sana. Kerjasama perdagangan beras yang baik dan telah terjalin dengan Kamboja selama ini, diharapkan dapat meningkat sejalan dengan rencana kerja sama ekonomi dan investasi pangan Perum Bulog di sana,” katanya.
(akr)
Lihat Juga :