China Balas Eropa dengan Babi, Spanyol Siap-siap Kelimpungan

Jum'at, 21 Juni 2024 - 14:27 WIB
loading...
A A A
Rusia merupakan pelanggan terbesar Spanyol di luar Uni Eropa pada 2012, dengan mengimpor 153 juta euro daging babi beku sebelum turun menjadi hanya 180.000 euro pada 2014.

Direktur asosiasi produsen daging babi Spanyol Interporc., Alberto Herranz mengutarakan, sektor ini bersiap mencari pasar lain, seperti yang terjadi dengan Rusia sebelumnya.

"Ketika pasar Rusia ditutup, kami tidak menangis ke Uni Eropa, kami juga tidak menangis ke Kementerian Pertanian, tetapi apa yang kami lakukan adalah mengambil langkah maju dan mencari diversifikasi," kata Herranz.

Perdagangan dengan China meningkat tepat ketika ekspor ke Rusia terhenti. Ekspor daging babi beku Spanyol ke China mencapai puncaknya tembus 2,5 miliar euro pada tahun 2020 ketika wabah flu babi merusak produksi dalam negeri Tiongkok.

Sementara China tetap menjadi pasar terbesarnya, ekspor sejak saat itu turun dan diperkirakan akan terus tergerus karena produksi China kembali normal. Sementara itu eksportir sudah membuat rencana darurat, dengan menumbuhkan pasar Asia lainnya seperti Jepang, Korea Selatan dan Filipina, menurut data ICEX.

"Kami melihat diri kami sebagai penonton dan korban antara kekuatan ekonomi besar, dan kami mulai membayarnya," kata Aloisio dari ANICE.

Tetapi tanggapan dari China bisa jauh lebih buruk mengingat, bahwa industri daging babi hanya persentase kecil dari ekspor UE ke China dan bahwa produsen memiliki waktu untuk beradaptasi, ungkap analis Eurointelligence dalam sebuah catatan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Rekomendasi
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Berita Terkini
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Alam Bumi Sumberdaya...
Alam Bumi Sumberdaya Ekspansi Bisnis ke Singapura
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved