10 Brand Klasik Amerika yang Dicaplok Asing, Daftarnya Tak Terduga

Sabtu, 22 Juni 2024 - 22:03 WIB
loading...
A A A
Pada Mei 2024, dilaporkan bahwa Panera akan menghentikan produksi minuman Charged, lalu menggantinya dengan item baru. Panera mengatakan kepada Bloomberg bahwa perubahan itu adalah bagian dari "transformasi menu."

3. Marc Jacobs


Desainer Amerika, Marc Jacobs menjual saham mayoritas brand yang sama dengan namanya ke LVMH pada tahun 1997. Dari pengaruh grunge tahun 90-an hingga The Tote Bag, Marc Jacobs telah ambil bagian dalam kancah mode Amerika selama beberapa dekade.

Dia pernah menjadi desainer termuda yang memenangkan Council of Fashion Designers of America (CFDA) Perry Ellis Award untuk New Fashion Talent pada tahun 1987. Setelah Jacobs dan mitra bisnisnya, Robert Duffy bergabung dengan Louis Vuitton pada tahun 1997, ia menjual saham mayoritasnya ke LVMH.

10 Brand Klasik Amerika yang Dicaplok Asing, Daftarnya Tak Terduga


LVMH terus memiliki brand Marc Jacobs, serta rumah mode mewah lainnya seperti Christian Dior, Givenchy, Celine, Fendi, dan Loewe. Pada bulan Januari, perusahaan melaporkan brand-nya telah memecahkan rekor pendapatan pada tahun 2023, menghasilkan 86.2 miliar euro, atau sekitar USD90 miliar.

4. 7-Eleven


Kini 7-Eleven dimiliki oleh Seven & i Holdings, sebuah perusahaan Jepang. Awalnya, 7-Eleven didirikan di Texas pada tahun 1927 dan tumbuh secara eksponensial menjadi salah satu peritel terbesar dan paling dikenal di dunia.

10 Brand Klasik Amerika yang Dicaplok Asing, Daftarnya Tak Terduga


Secara mengejutkan adalah, toko ini menjadi lebih populer secara internasional, khususnya di Jepang. Pada tahun 2005, 7-Eleven, Inc. dibeli oleh SEJ Asset Management & Investment Company, yang dimiliki oleh Seven & i Holdings Co., Ltd., yang berbasis di Tokyo.

Seven-Eleven Japan melaporkan bahwa per 30 April 2024, ada lebih dari 21.500 toko 7-Eleven di Jepang. Sementara itu, Scrape It melaporkan bahwa per Maret 2024, ada 9.207 toko di AS.

5. Vaseline


Perusahaan Inggris Unilever merupakan pemilik brand Vaseline. Pada tahun 1870, Robert Augustus Chesebrough menciptakan Vaseline Petroleum Jelly di Brooklyn, New York. Produk ini sukses besar dan "pada tahun 1875, orang Amerika membeli Vaseline Petroleum sebanyak satu botol per menit," kata Vaseline di situs webnya.

10 Brand Klasik Amerika yang Dicaplok Asing, Daftarnya Tak Terduga


Perusahaan ini terus berkembang lewat beragam jenis produknya seperti lotion, lip balm, krim tangan, dan body oils. Pada tahun 1987, produsen Vaseline, Chesebrough-Pond's Inc., diakuisisi oleh Unilever cabang AS, yang juga merupakan perusahaan Inggris, seharga USD3,1 miliar, seperti dilaporkan The New York Times.

Sekarang Unilever menjadi bagian dari "Beauty & Wellbeing" Unilever yang juga mencakup TRESemmé, Simple, dan Shea Moisture, di antara merek lainnya.

6. Ben & Jerry's


Ben & Jerry's dikenal karena awal yang sederhana di Vermont, tetapi raksasa es krim itu untuk saat ini juga dimiliki oleh Unilever. Ben Cohen dan Jerry Greenfield memulai bisnis es krim di Burlington, Vermont pada tahun 1978.

Mereka dikenal tidak hanya karena rasa es krim yang lezat dan tak terhitung jumlahnya, tetapi juga karena aktivisme progresifnya. Ketika perusahaan itu dijual ke Unilever seharga USD326 juta pada tahun 2000, Cohen dan Greenfield mempertahankan hak mereka agar perusahaan "memiliki dewan independen untuk memandu misi sosialnya," dilansir BBC.

10 Brand Klasik Amerika yang Dicaplok Asing, Daftarnya Tak Terduga
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Rekomendasi
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Kisah Warga Bondowoso...
Kisah Warga Bondowoso Sukarela Serahkan Lutung Jawa ke Kemenhut
Presiden PKS: Olahraga...
Presiden PKS: Olahraga Jadi Jembatan Pembangunan Mental Generasi Muda
Berita Terkini
BCA Gelar BYC Fest 2026...
BCA Gelar BYC Fest 2026 Dukung Kolaborasi Pengusaha Muda
Sinergi Lintas Sektor...
Sinergi Lintas Sektor Percepat Penurunan Stunting menuju Indonesia Emas 2045
Sepekan ke Depan, Rupiah...
Sepekan ke Depan, Rupiah Masih Akan Dibayangi Tekanan
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved