China-UE Sepakat Bicara Soal Tarif Mobil Listrik, Batal Perang Dagang?

Minggu, 23 Juni 2024 - 10:59 WIB
loading...
A A A
Habeck mengatakan ada waktu untuk berdialog antara UE dan China mengenai masalah tarif sebelum tarif tersebut berlaku sepenuhnya pada bulan November dan dia percaya pada pasar terbuka. Tetapi, jelas dia, pasar memerlukan persaingan yang setara. Namun, subsidi seperti yang dimaksudkan untuk meningkatkan keuntungan ekspor perusahaan, tegas dia, tidak dapat diterima.

Hal lain yang menjadi ketegangan antara Beijing dan Berlin adalah dukungan China terhadap Rusia dalam perangnya di Ukraina. Habeck mencatat perdagangan China dengan Rusia meningkat lebih dari 40% tahun lalu. Habeck mengatakan dia telah memberi tahu para pejabat China bahwa hal ini berdampak buruk pada hubungan ekonomi mereka. "Penghindaran sanksi yang dikenakan terhadap Rusia tidak dapat diterima," cetusnya, seraya menambahkan bahwa barang-barang teknis yang diproduksi di Eropa tidak boleh dikirim ke medan perang melalui negara lain.

Rencananya, bea masuk sementara UE sebesar hingga 38,1% terhadap kendaraan listrik China akan berlaku pada tanggal 4 Juli. Sedangkan penyelidikan mengenai itu akan berlanjut hingga tanggal 2 November, sampai bea masuk definitif, biasanya selama 5 tahun, dapat dikenakan. "Ini membuka fase di mana negosiasi dimungkinkan, diskusi menjadi penting dan dialog diperlukan," kata Habeck.

Dalam pertemuannya dengan para pejabat China, Habeck berkilah bahwa usulan tarif UE terhadap barang-barang China bukanlah sebuah "hukuman". "Penting untuk dipahami bahwa ini bukanlah tarif yang bersifat menghukum," ujarnya pada sesi pleno pertama dialog iklim dan transformasi.

Negara-negara seperti AS, Brasil, dan Turki menurut dia telah menerapkan tarif yang bersifat menghukum. Namun, Uni Eropa belum menerapkannya. Habeck mengatakan Komisi Eropa selama sembilan bulan telah memeriksa secara rinci apakah perusahaan-perusahaan China mendapat keuntungan yang tidak adil dari subsidi. Tindakan balasan apa pun yang dihasilkan dari tinjauan UE itu menurutnya bukanlah sebuah hukuman. Dia menambahkan bahwa tindakan tersebut dimaksudkan untuk mengkompensasi keuntungan yang diberikan Beijing kepada perusahaan-perusahaan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Rekomendasi
Lebaran Anak Yatim:...
Lebaran Anak Yatim: Antara Dalil, Tradisi, dan Makna Kepedulian Sosial
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
Polda Metro: Penangguhan...
Polda Metro: Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tanggung Jawab Jaksa
Berita Terkini
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Mendag Busan Pastikan...
Mendag Busan Pastikan Harga MinyaKita Tak Jadi Naik
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved