China-UE Sepakat Bicara Soal Tarif Mobil Listrik, Batal Perang Dagang?
Minggu, 23 Juni 2024 - 10:59 WIB
loading...
China dan Uni Eropa sepakat berbicara mengenai rencana pengenaan tarif untuk mobil listrik China yang diekspor ke Eropa. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - China dan Uni Eropa (UE) sepakat untuk memulai pembicaraan mengenai rencana pengenaan tarif terhadap kendaraan listrik (EV) yang diekspor ke pasar Eropa. Konfirmasi ini muncul setelah Kementerian Perdagangan China menyatakan bahwa ketuanya Wang Wentao dan Wakil Presiden Eksekutif Komisi Eropa Dombrovskis, setuju untuk memulai konsultasi mengenai penyelidikan anti-subsidi UE terhadap mobil listrik China.
Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck mengatakan dia telah diberitahu oleh Komisaris UE Valdis Dombrovskis bahwa akan ada negosiasi konkret mengenai tarif dengan China. "Ini merupakan hal baru dan mengejutkan karena belum mungkin untuk mencapai jadwal negosiasi yang konkrit dalam beberapa minggu terakhir," kata Habeck di Shanghai, seperti dilansir CNBC, Minggu (23/6/2024).
Dia mengatakan ini adalah langkah pertama dan masih banyak lagi yang diperlukan. Habeck sebelumnya mengatakan pada hari Sabtu (22/6) bahwa pintu Uni Eropa terbuka untuk berdiskusi mengenai tarif terhadap ekspor China. "Apa yang saya sarankan kepada mitra saya di China adalah pintu terbuka untuk diskusi dan saya berharap pesan ini didengar,” katanya dalam pernyataan pertamanya di Shanghai, setelah pertemuan dengan para pejabat China di Beijing.
Baca Juga: Perang Dagang Eropa-China Memanas, Mobil Listrik Dibalas Babi
Kunjungan Habeck adalah yang pertama yang dilakukan pejabat senior Eropa sejak Brussels mengusulkan bea masuk yang besar terhadap impor kendaraan listrik buatan China untuk memerangi apa yang dianggap UE sebagai subsidi berlebihan.
Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck mengatakan dia telah diberitahu oleh Komisaris UE Valdis Dombrovskis bahwa akan ada negosiasi konkret mengenai tarif dengan China. "Ini merupakan hal baru dan mengejutkan karena belum mungkin untuk mencapai jadwal negosiasi yang konkrit dalam beberapa minggu terakhir," kata Habeck di Shanghai, seperti dilansir CNBC, Minggu (23/6/2024).
Dia mengatakan ini adalah langkah pertama dan masih banyak lagi yang diperlukan. Habeck sebelumnya mengatakan pada hari Sabtu (22/6) bahwa pintu Uni Eropa terbuka untuk berdiskusi mengenai tarif terhadap ekspor China. "Apa yang saya sarankan kepada mitra saya di China adalah pintu terbuka untuk diskusi dan saya berharap pesan ini didengar,” katanya dalam pernyataan pertamanya di Shanghai, setelah pertemuan dengan para pejabat China di Beijing.
Baca Juga: Perang Dagang Eropa-China Memanas, Mobil Listrik Dibalas Babi
Kunjungan Habeck adalah yang pertama yang dilakukan pejabat senior Eropa sejak Brussels mengusulkan bea masuk yang besar terhadap impor kendaraan listrik buatan China untuk memerangi apa yang dianggap UE sebagai subsidi berlebihan.
Lihat Juga :