BRICS Berencana Perluas Dedolarisasi ke Industri Biji-bijian
Selasa, 02 Juli 2024 - 16:21 WIB
loading...
BRICS ditengarai tengah berupaya memperluas dedolarisasi ke sektor biji-bijian. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Setelah menerapkan penyelesaian transaksi menggunakan mata uang lokal untuk perdagangan minyak, BRICS disebut-sebut akan memperluas dedolarisasi dengan menerapkan hal serupa di sektor lainnya.
BRICS tengah bersiap menargetkan sektor besar lainnya untuk menghilangkan penggunaan dolar AS, yakni di pasar biji-bijian. Para pejabat Rusia disebut tengah berupaya menciptakan pertukaran biji-bijian yang memungkinkan pembelian biji-bijian langsung dari produsen. Selain itu, hal ini akan memungkinkan negara-negara untuk menyepakati penyelesaian non-dolar.
Baca Juga: Dedolarisasi Memanas, Transaksi BRICS Tanpa Dolar Tembus Rp800.000 T
"Kami berterima kasih kepada semua negara anggota BRICS atas dukungan mereka terhadap inisiatif Rusia untuk menciptakan (platform) pertukaran biji-bijian BRICS," kata Menteri Pertanian Rusia Oksana Lut seperti dilansir WatcherGuru, Selasa (2/7/2024).
Kepada media pemerintah, Lut mengatakan bahwa sesuai dengan instruksi Presiden Vladimir Putin, pihaknya akan bekerja sama dengan anggota BRICS lainnya dalam pembuatan dan pengembangan platform penyelesaian perdagangan biji-bijian dalam mata uang nasional.
BRICS tengah bersiap menargetkan sektor besar lainnya untuk menghilangkan penggunaan dolar AS, yakni di pasar biji-bijian. Para pejabat Rusia disebut tengah berupaya menciptakan pertukaran biji-bijian yang memungkinkan pembelian biji-bijian langsung dari produsen. Selain itu, hal ini akan memungkinkan negara-negara untuk menyepakati penyelesaian non-dolar.
Baca Juga: Dedolarisasi Memanas, Transaksi BRICS Tanpa Dolar Tembus Rp800.000 T
"Kami berterima kasih kepada semua negara anggota BRICS atas dukungan mereka terhadap inisiatif Rusia untuk menciptakan (platform) pertukaran biji-bijian BRICS," kata Menteri Pertanian Rusia Oksana Lut seperti dilansir WatcherGuru, Selasa (2/7/2024).
Kepada media pemerintah, Lut mengatakan bahwa sesuai dengan instruksi Presiden Vladimir Putin, pihaknya akan bekerja sama dengan anggota BRICS lainnya dalam pembuatan dan pengembangan platform penyelesaian perdagangan biji-bijian dalam mata uang nasional.
Lihat Juga :