5 Negara Barat yang Hujani Sanksi ke Rusia, tapi Malah Bikin Moskow Kaya Raya

Rabu, 03 Juli 2024 - 14:44 WIB
loading...
A A A
-Pembatasan harga G7 untuk minyak mentah dan produk olahan Rusia.
-Uni Eropa melarang impor sebagian besar produk sulingan, minyak mentah, dan batu bara, dan AS sepenuhnya melarang bahan bakar fosil Rusia.
-Jerman menangguhkan sertifikasi Nord Stream 2.
-Larangan G7, AS dan Uni Eropa terhadap impor emas Rusia. -Berlian Rusia dilarang di AS tetapi tidak di Uni Eropa, di mana Belgia terus mengimpor berlian dalam jumlah yang signifikan.
-Larangan ekspor barang berteknologi tinggi, termasuk produk yang dapat digunakan untuk keperluan militer, chip, dan komponen pesawat terbang.
-Larangan ekspor untuk pakaian mewah, mobil, dan karya seni.

3. Transportasi

-Menutup ruang udara untuk pesawat Rusia.
-Larangan bagi kapal-kapal yang berlayar di bawah bendera Rusia untuk memasuki pelabuhan-pelabuhan Uni Eropa.

4. Langkah-langkah lain

-Pencabutan status negara yang paling disukai (MFN) di anisasi Perdagangan Dunia (WTO).
-Pembatasan masuk bagi warga Rusia oleh negara-negara Baltik, Polandia, dan Finlandia
-Negara-negara tersebut mencatat lonjakan penyeberangan perbatasan setelah mobilisasi diumumkan di Rusia.
-Larangan Uni Eropa terhadap media yang disponsori Rusia
-Penangguhan untuk berpartisipasi dalam beberapa acara budaya dan olahraga, seperti kompetisi UEFA dan FIFA serta Eurovision.

Secara keseluruhan, ekonomi Rusia menyesuaikan diri dengan sanksi dengan meningkatkan perdagangan dengan negara-negara yang tidak menjatuhkan sanksi dan mengganti impor dengan produk lokal jika memungkinkan. Rusia meningkatkan ekspor minyak mentah ke China dan India, sementara Uni Eropa mengurangi pangsa Rusia dalam impor gas ekstra-Uni Eropa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Rekomendasi
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
Berita Terkini
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Infografis
6 Negara Arab yang Kaya...
6 Negara Arab yang Kaya Raya karena Memiliki Ladang Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved