Putin dan Erdogan Kompak Buang Dolar, Bidik Kerja Sama Dagang Rp1.600 T

Kamis, 04 Juli 2024 - 07:41 WIB
loading...
Putin dan Erdogan Kompak...
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin akan terus memperkuat kerja sama ekonomi. FOTO/Sputnik
A A A
JAKARTA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan Ankara dan Moskow akan terus memperkuat hubungan ekonomi dengan meningkatkan omzet perdagangan tahunan mereka menjadi USD100 miliar atau Rp1.600 triliun.

Erdogan menyampaikan dalam pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di KTT Shanghai Cooperation Organization (SCO) di Kazakhstan, Astana. "Saat ini volume perdagangan adalah USD55 miliar," ujar Erdogan dilansir dari Russian Today, Kamis (4/7/2024).

Baca Juga: 9 Jet Tempur Ukraina Dihancurkan Rusia dalam Sehari

Erdogan menambahkan, kedua belah pihak omtimistis bahwa mereka dapat mencapai tujuan untuk menggandakan angka tersebut. Sementara, Putin mengungkapkan hubungan antara kedua negara telah berkembang secara konsisten meskipun situasi global rumit. Moskow dan Ankara mengejar proyek-proyek besar bersama sesuai rencana seraya menambahkan bahwa tidak ada halangan yang berarti.

Pada 2023, kedua pemimpin sepakat untuk mendorong investasi bersama dan membantu bisnis Rusia dan Turki untuk memasuki pasar satu sama lain. Mereka juga sepakat untuk memperkenalkan rubel Rusia sebagai mata uang penyelesaian dalam perdagangan bilateral termasuk pembayaran untuk pasokan gas alam Rusia.

Omzet perdagangan antara kedua negara melonjak pada tahun 2022 melebihi USD62 miliar, setelah pengenaan sanksi Barat terhadap Moskow. Volume perdagangan sedikit menurun karena ancaman sanksi sekunder dari AS, yang berusaha menghentikan aliran produk seperti mesin industri dan suku cadang yang diduga dapat membantu militer Rusia.

Baca Juga: Diberondong Sanksi Barat, Rusia Bukannya Bangkrut tapi Malah Kaya Raya

Para pejabat AS telah berulang kali mengidentifikasi Turki sebagai pusat potensial untuk menghindari sanksi, dengan beberapa pejabat Barat menyuarakan keprihatinan tentang dugaan perdagangan antara perusahaan-perusahaan Turki dan entitas-entitas Rusia yang terkena sanksi. Moskow dan Ankara saat ini sedang mengerjakan beberapa inisiatif yang berkaitan dengan ekspor gas alam, dan berencana untuk terus membangun hubungan di sektor energi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Rekomendasi
Ungkap Kondisi Terkini...
Ungkap Kondisi Terkini Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Masih Terpasang Infus
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
13 Kiai Berkumpul di...
13 Kiai Berkumpul di Ponpes Al Falah Ploso, Serukan Muktamar NU Digelar di Pesantren
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
Ternyata Selain ITB,...
Ternyata Selain ITB, FKG Unpad Juga Kerja Sama dengan Pinjol
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved