Dorong Ekonomi Hijau, Barito Renewable Energi Perluas Bisnis EBT
Senin, 08 Juli 2024 - 23:11 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2020, Star Energy Geothermal menerbitkan obligasi hijau atau green bond senilai US$ 1,11 miliar dan mendapat sambutan positif dari investor hingga mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) dan dilirik oleh institusi besar.
Obligasi hijau tersebut merupakan obligasi hijau swasta pertama di Indonesia yang mendapatkan status investment grade dari Moody's Investor Service dengan rating Baa3 untuk senior secured bond yang dirilis dua entitas anak Star Energy, yaitu Star Energy Geothermal Drajat II Ltd dan Star Energy Geothermal Salak Ltd.
"Sebagai upaya untuk mewujudkan komitmen, kami menjalankan langkah-langkah strategis, seperti pelaksanaan riset dan pengembangan, pemanfaatan teknologi terkini, pengembangan aset existing, eksplorasi cadangan panas bumi, serta pengembangan portofolio bisnis energi terbarukan. Seluruhnya kami lakukan untuk memastikan keandalan operasi serta tersedianya pasokan dan cadangan energi bersih untuk masyarakat Indonesia," tambah Hendra.
Baca Juga: Bisa Apa Lulusan Teknik Energi Terbarukan? Ini 10 Prospek Kerja Menantang Alumninya
Langkah-langkah strategis yang dilakukan BREN tersebut semakin mematangkan ambisi perusahaan dalam mewujudkan visinya sebagai perusahaan energi terbarukan yang menyediakan solusi energi yang bersih dan berkelanjutan sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemimpin pasar nasional di sektor energi terbarukan.
Didukung oleh keunggulan operasional yang kuat, momentum ini memampukan BREN untuk bertumbuh lebih pesat tidak hanya dalam industri geotermal, namun juga sektor teknologi terbarukan lainnya. Upaya ini juga sebagai komitmen perusahaan dalam kontribusinya mendukung upaya pemerintah mencapai target transisi energi dan mewujudkan ekonomi hijau di Indonesia.
Obligasi hijau tersebut merupakan obligasi hijau swasta pertama di Indonesia yang mendapatkan status investment grade dari Moody's Investor Service dengan rating Baa3 untuk senior secured bond yang dirilis dua entitas anak Star Energy, yaitu Star Energy Geothermal Drajat II Ltd dan Star Energy Geothermal Salak Ltd.
"Sebagai upaya untuk mewujudkan komitmen, kami menjalankan langkah-langkah strategis, seperti pelaksanaan riset dan pengembangan, pemanfaatan teknologi terkini, pengembangan aset existing, eksplorasi cadangan panas bumi, serta pengembangan portofolio bisnis energi terbarukan. Seluruhnya kami lakukan untuk memastikan keandalan operasi serta tersedianya pasokan dan cadangan energi bersih untuk masyarakat Indonesia," tambah Hendra.
Baca Juga: Bisa Apa Lulusan Teknik Energi Terbarukan? Ini 10 Prospek Kerja Menantang Alumninya
Langkah-langkah strategis yang dilakukan BREN tersebut semakin mematangkan ambisi perusahaan dalam mewujudkan visinya sebagai perusahaan energi terbarukan yang menyediakan solusi energi yang bersih dan berkelanjutan sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pemimpin pasar nasional di sektor energi terbarukan.
Didukung oleh keunggulan operasional yang kuat, momentum ini memampukan BREN untuk bertumbuh lebih pesat tidak hanya dalam industri geotermal, namun juga sektor teknologi terbarukan lainnya. Upaya ini juga sebagai komitmen perusahaan dalam kontribusinya mendukung upaya pemerintah mencapai target transisi energi dan mewujudkan ekonomi hijau di Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :