BYD Bangun Pabrik Mobil Listrik di Turki, Tarif Eropa Bakal Sia-sia?
Selasa, 09 Juli 2024 - 16:25 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Oposisi Serukan Korsel Miliki Senjata Nuklir di Tengah Permusuhan dengan Korut
BYD, yang didukung oleh investor veteran AS Warren Buffett, merupakan perusahaan mobil listrik terbesar kedua di dunia setelah Tesla milik Elon Musk. Perusahaan tersebut telah memperluas fasilitas produksinya dengan cepat di luar China.
Akhir tahun lalu, BYD mengumumkan akan membangun pabrik di negara anggota UE, Hongaria. Pabrik ini akan menjadi pabrik mobil penumpang pertama di Eropa dan diharapkan dapat menciptakan ribuan lapangan kerja. Perusahaan tersebut juga berencana untuk membangun pabrik di Meksiko.
Kamis (4/7), BYD membuka pabrik kendaraan listrik di Thailand - pabrik pertamanya di kawasan Asia Tenggara. BYD menyatakan pabrik tersebut akan memiliki kapasitas tahunan sebesar 150.000 kendaraan dan diproyeksikan akan menghasilkan 10.000 lapangan kerja. Di Indonesia, BYD juga berencana membangun pabrik di Subang. Pabrik tersebut diharapkan mulai beroperasi pada tahun 2026 mendatang.
BYD, yang didukung oleh investor veteran AS Warren Buffett, merupakan perusahaan mobil listrik terbesar kedua di dunia setelah Tesla milik Elon Musk. Perusahaan tersebut telah memperluas fasilitas produksinya dengan cepat di luar China.
Akhir tahun lalu, BYD mengumumkan akan membangun pabrik di negara anggota UE, Hongaria. Pabrik ini akan menjadi pabrik mobil penumpang pertama di Eropa dan diharapkan dapat menciptakan ribuan lapangan kerja. Perusahaan tersebut juga berencana untuk membangun pabrik di Meksiko.
Kamis (4/7), BYD membuka pabrik kendaraan listrik di Thailand - pabrik pertamanya di kawasan Asia Tenggara. BYD menyatakan pabrik tersebut akan memiliki kapasitas tahunan sebesar 150.000 kendaraan dan diproyeksikan akan menghasilkan 10.000 lapangan kerja. Di Indonesia, BYD juga berencana membangun pabrik di Subang. Pabrik tersebut diharapkan mulai beroperasi pada tahun 2026 mendatang.
(fjo)
Lihat Juga :