Dunia Kocar-kacir Banjir Produk China, Nilainya Tembus Nyaris Rp5.000 Triliun

Senin, 15 Juli 2024 - 09:10 WIB
loading...
A A A
Pinjaman bank baru untuk peminjam industri mencapai USD614 miliar selama dua belas bulan hingga Maret, enam kali lebih banyak daripada pinjaman tahunan untuk peminjam ini sebelum pandemi. Realokasi besar-besaran sumber daya keuangan ini merupakan upaya untuk mengimbangi perlambatan pasar real estat dengan meningkatkan produksi industri.

Namun, kebijakan ini bukannya tanpa risiko. Kelebihan kapasitas manufaktur dapat menyebabkan penurunan harga produk ekspor, memperburuk ketegangan perdagangan yang sudah ada dengan mitra-mitra asing. Selain itu, berfokus pada ekspansi industri daripada menstimulasi permintaan domestik dapat memperpanjang masalah ekonomi RRT dalam jangka panjang.

Para pejabat China berharap bahwa peningkatan ekspor akan membuat pabrik-pabrik tetap beroperasi dan menciptakan lapangan kerja, tetapi ketergantungan yang berlebihan pada pasar luar negeri dapat menjadi bumerang jika hubungan perdagangan terus memburuk. Sebuah kutipan dari pakar ekonomi Bruce Pang merangkum situasi ini dengan baik:

"Rekor surplus juga dapat memicu mereka yang cepat menilai kelebihan kapasitas manufaktur China dan praktik dumping yang dirasakan untuk meningkatkan perdagangan," kata dia dilasnir dari Contribune, Senin (15/7/2024).

"Pernyataan ini menggambarkan tantangan yang dihadapi China, yang baru-baru ini tertarik pada penambangan bitcoin (BTC), dalam upayanya untuk menavigasi ekonomi global yang semakin tidak bersahabat."

Dampak terhadap Ekonomi Global
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Rekomendasi
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
6 Produk Buatan China...
6 Produk Buatan China yang Digemari Konsumen Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved