Peran Aktif Tata Metal Lestari dalam Peningkatan Ekspor Non-Migas
Selasa, 16 Juli 2024 - 12:59 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Produk Baja Lapis Buatan Indonesia Unjuk Gigi di Pameran Konstruksi Terbesar Australia
Dalam kesempatan ini, PT Tata Metal Lestari produsen baja lapis asal Indonesia yang mulai beroperasi 2019 dan telah merambah ekspor ke 20 negara, mengikuti mini expo yang diadakan dalam rangka Rakornis Perwadag 2024 yang dilakukan di Melbourne 10 – 12 Juli 2024.
Mini Expo dilakukan dalam rangka menyemarakkan kegiatan rakornis sebagai bentuk dukungan perwakilan perdagangan Australia dalam rangka mendukung penetrasi produk Indonesia ke Australia dan diharapkan juga dapat didukung oleh para perwakilan perdagangan lainnya di negara penugasan.
Masih dalam rangkaian rakornis, dilakukan pula kunjungan ke salah satu mitra strategis PT Tata Metal Lestari yaitu industri roll former di Kota Melbourne pada tanggal 12 Juli 2024 oleh beberapa perwakilan Kementerian Perdagangan, yaitu Plt. Sekretaris Jenderal Suhanto, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Djatmiko Bris Witjaksono, Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Mardyana Listyowati, Kepala Badan Kebijakan Perdagangan, Kasan, didampingi oleh Atase Perdagangan Republik Indonesia Canberra Bapak Harris Setiawan.
Head of Government & Public Relations PT Tata Metal Lestari, Maharany Putri menjelaskan, IA-CEPA berdampak signifikan pada industri baja tanah air dan Australia dengan meningkatkan peluang perdagangan barang dan jasa, investasi dan kerjasama ekonomi (economic cooperation) kedua negara.
Menurutnya, dengan dibukanya akses bea masuk dari 15% menjadi 0% untuk Hot Rolled Coil (HRC) dan Cold Rolled Coil (CRC) sebanyak 250.000 ton di tahun pertama dan meningkat 5% setiap tahunnya, maka daya saing harga akan produk akhir di kedua negara bahkan di negara ketiga akan tercipta.
Dalam kesempatan ini, PT Tata Metal Lestari produsen baja lapis asal Indonesia yang mulai beroperasi 2019 dan telah merambah ekspor ke 20 negara, mengikuti mini expo yang diadakan dalam rangka Rakornis Perwadag 2024 yang dilakukan di Melbourne 10 – 12 Juli 2024.
Mini Expo dilakukan dalam rangka menyemarakkan kegiatan rakornis sebagai bentuk dukungan perwakilan perdagangan Australia dalam rangka mendukung penetrasi produk Indonesia ke Australia dan diharapkan juga dapat didukung oleh para perwakilan perdagangan lainnya di negara penugasan.
Masih dalam rangkaian rakornis, dilakukan pula kunjungan ke salah satu mitra strategis PT Tata Metal Lestari yaitu industri roll former di Kota Melbourne pada tanggal 12 Juli 2024 oleh beberapa perwakilan Kementerian Perdagangan, yaitu Plt. Sekretaris Jenderal Suhanto, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional (PPI) Djatmiko Bris Witjaksono, Plt. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Mardyana Listyowati, Kepala Badan Kebijakan Perdagangan, Kasan, didampingi oleh Atase Perdagangan Republik Indonesia Canberra Bapak Harris Setiawan.
Head of Government & Public Relations PT Tata Metal Lestari, Maharany Putri menjelaskan, IA-CEPA berdampak signifikan pada industri baja tanah air dan Australia dengan meningkatkan peluang perdagangan barang dan jasa, investasi dan kerjasama ekonomi (economic cooperation) kedua negara.
Menurutnya, dengan dibukanya akses bea masuk dari 15% menjadi 0% untuk Hot Rolled Coil (HRC) dan Cold Rolled Coil (CRC) sebanyak 250.000 ton di tahun pertama dan meningkat 5% setiap tahunnya, maka daya saing harga akan produk akhir di kedua negara bahkan di negara ketiga akan tercipta.
Lihat Juga :