Aset Rusia Rp4.519 Triliun Direbut Barat bikin Negara-negara Kaya Mulai Waswas

Rabu, 17 Juli 2024 - 13:41 WIB
loading...
A A A
Saudi secara khusus menyebutkan, hal itu terkait utang yang dikeluarkan oleh departemen keuangan Prancis, seperti dilaporkan Bloomberg mengutip dari sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Kepemilikan obligasi euro dan Prancis oleh Riyadh "mungkin tidak cukup besar" untuk membuat "perbedaan besar" jika dijual. Namun yang menjadi catatan adalah, para pejabat Eropa khawatir negara-negara lain bisa mengikuti jejak kerajaan.

Sebagai informasi mayoritas aset Rusia disimpan di lembaga penyimpanan dan lembaga kliring yang berbasis di Brussels, Euroclear, yang pada tahun lalu disebut menghasilkan bunga sekitar 4,4 miliar euro.

Pada bulan Juni, Dewan Urusan Luar Negeri Uni Eropa mengumumkan bahwa mereka bakal memberikan keuntungan dari aset Rusia yang tidak bergerak kepada Ukraina. Tahap pertama sebesar 1,4 miliar euro diperkirakan akan ditransfer bulan ini, dan akan digunakan untuk membeli amunisi serta perkuat sistem pertahanan udara. Sedangkan 1 miliar euro lainnya akan ditransfer pada akhir tahun.

Rusia mengatakan setiap tindakan yang diambil terhadap asetnya akan sama dengan "pencurian,". Ditekankan juga bahwa menyita dana atau langkah serupa, merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional dan mengarah pada aksi pembalasan. Mereka juga memperingatkan bahwa membantu Kiev hanya memperpanjang konflik.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Rekomendasi
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
WOSPAC Siapkan Fondasi...
WOSPAC Siapkan Fondasi Talenta Muda, Jaga Asa Indonesia Menuju Piala Dunia
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Berita Terkini
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
MEKAR Kembangkan Ekosistem...
MEKAR Kembangkan Ekosistem Pembiayaan Produktif
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Infografis
AS Mulai Bagikan Info...
AS Mulai Bagikan Info Intel Ruang Angkasa Sensitif China-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved